Tim Prabowo-Sandi di Jateng Dekati Swing Voter

Semarang, Idola 92.6 FM-Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Sudirman Said mengatakan pihaknya juga telah membaca hasil survei yang dilakukan PollMark Indonesia, dan itu menjadi cambuk bagi relawan Prabowo-Sandi bekerja siang dan malam demi pemenangan pasangan nomor 02 itu. Terutama, dalam menggaet swing voter yang jumlahnya cukup banyak, mencapai 33,8 persen tersebut.

- Advertisement -

Menurutnya, BPN sendiri sebenarnya juga melakukan survei internal, namun tidak dipublikasikan untuk umum.

Mantan calon gubernur Jawa Tengah itu menjelaskan, dengan cukup besarnya pemilih belum menentukan pilihannya di Pemilu 2019 akan menjadi amunisi tambahan bila bisa digaet para relawan Prabowo-Sandi. Dengan sisa waktu sebulan ini menjadi jalan bagi relawan, untuk memenangkan pasangan Prabowo-Sandi di provinsi ini.

“Door to door itu pasti, ya. Kemudian memerkuat relawan untuk menggaet swing voter. Sebab, porsi yang belum memutuskan masih besar. Itu yang akan menjadi target utama kita, baik melalui komunikasi lewat udara maupun komunikasi people to people. Biasanya, swing voter dari kalangan terdidik karena dia menentukan sampai menghimpun informasi sebanyak mungkin. Rerata di wilayah perkotaan,” kata Sudirman di Posko Pemenangan Prabowo-Sandi di Semarang.

Lebih lanjut Sudirman menjelaskan, pihaknya juga terus melakukan pemantauan elektabilitas Prabowo Subianto di wilayah Jateng. Hasilnya, tren elektabilitas ketua umum Partai Gerindra tersebut terus meningkat sejak dicalonkan pada Agustus 2018.

PolMark Research Center melakukan survei di 73 daerah pemilihan (dapil) dari 80 dapil di seluruh Indonesia, dengan melibatkan 32.560 responden yang tersebar di sejumlah daerah di Tanah Air.

Diketahui, dari hasil survei yang dilakukan PollMark Indonesia itu, pasangan Jokowi-Makruf Amin mendapat suara 40,4 persen dan Prabowo-Sandi hanya 25,8 persen. Yang unik, jumlah persentase swing voter atau pemilih belum menentukan pilihannya sebanyak 33,8 persen. (Bud)