BPBD Jateng Siap Antisipasi Kerawanan Bencana di Libur Panjang

Personel BPBD Jateng
Personel BPBD Jateng siap mengantisipasi terjadinya bencana selama masa libur panjang.

Semarang, Idola 92,6 FM – BPBD Jawa Tengah sudah mengerahkan seluruh personel dan peralatan, untuk pengamanan dan antisipasi jika terjadi bencana alam. Bahkan, daerah rawan bencana yang memiliki obyek wisata dan dikunjungi wisatawan saat libur panjang nanti.

Pelaksana tugas Kalahar BPBD Jateng Syafrudin mengatakan sesuai dengan arahan dari Gubernur Ganjar Pranowo, pihaknya sejak jauh hari sudah menggelar personel dan peralatan dalam rangka antisipasi terjadinya bencana alam. BPBD di setiap kabupaten/kota juga telah diinstruksikan, untuk bisa melakukan pemetaan daerah-daerah rawan kebencanaan.

Syafrudin menjelaskan, di masa libur panjang nanti juga pihaknya telah memetakan tempat-tempat wisata yang berada di daerah rawan bencana. Terutama, rawan banjir dan tanah longsor.

“Sudah mengaktifkan posko-posko dan sudah memetakan daerah-daerah rawan. Termasuk, daerah rawan bencana yang di situ ada tempat wisatanya. Teman-teman kabupaten/kota juga sudah membuat rencana kontigensi, baik itu banjir atau longsor yang sewaktu-waktu bisa digerakkan. Jadi, sudah dipetakan sebelumnya,” kata Syafrudin di sela Apel Kebencanaan di halaman kantor gubernuran, Senin (26/10).

Sementara itu Gubernur Ganjar Pranowo menyatakan, hampir semua daerah di Jateng rawan terjadi bencana. Baik itu bencana banjir, tanah longsor maupun angin puting beliung..

Menurutnya, hanya Kota Salatiga yang diketahui minim terjadi bencana.

“Karena ini masuk dari bagian kesiapsiagaan kita. Di mana potensi tanah longsor itu, di mana banjir itu. Karena La Nina ini juga akan berkorelasi dengan potensi penularan COVID-19. Apalagi kalau mereka mengungsi,” ucap Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, Jateng selama ini dikenal sebagai provinsi supermarket bencana. Sehingga, baik personel pemerintahan maupun aparat TNI/Polri dan masyarakat harus tanggap jika terjadi bencana di wilayah masing-masing. (Bud)

Artikel sebelumnyaMendorong agar Pesantren Menjadi Salah Satu Infrastruktur Pendidikan Penting Bagi Bangsa?
Artikel selanjutnyaDinas Perhubungan Jateng Siapkan Pos Pantau

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini