Jateng Bakal Terima 21 Juta Vaksin

Yulianto Prabowo
Yulianto Prabowo, Kepala Dinkes Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM – Dinas Kesehatan Jawa Tengah menyatakan, bakal ada 21.252.000 dosis vaksin COVID-19 yang dikirimkan ke provinsi ini. Namun, jumlah vaksin yang dikirim itu dilakukan dalam beberapa tahap sesuai arahan dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo mengatakan 21 jutaan vaksin yang bakal diterima itu, nantinya akan disuntikkan kepada masyarakat di 35 kabupaten/kota. Yakni, masyarakat dengan rentang usia antara 18-59 tahun dan tidak ada penyakit bawaan.

Yulianto menjelaskan, untuk mendukung program vaksinasi COVID-19 itu pihaknya sudah menyiapkan 2.708 vaksinator dan telah dilakukan pelatihan. Nantinya, proses pemberian vaksin akan dilakukan di 1.228 fasilitas kesehatan (faskes) di seluruh Jateng.

Menurutnya, untuk vaksin yang akan diberikan itu sampai saat ini belum diketahui jenisnya dan hal tersebut menjadi kewenangan dari pemerintah pusat.

“Kita sudah persiapkan dan rencanakan juga sudah. Lalu juga sudah menyiapkan SDM yang nanti melakukan, dan sudah kita latih sehingga tinggal program itu dilaksanakan kapan kita menunggu dari pusat. Nanti yang akan divaksin pertama menurut rencana petugas-petugas lapangan dulu, yang melayani penanggulangan COVID-19. Tenaga kesehatan TNI/Polri juga,” kata Yulianto, Rabu (25/11).

Lebih lanjut Yulianto menjelaskan, saat ini Dinkes Jateng dan sejumlah tenaga kesehatan sedang melakukan pembahasan dengan Kemenkes berkaitan dengan program vaksinasi COVID-19.

“Yang perlu disiapkan adalah rantai dingin untuk menyimpan vaksin, dengan suhu antara -20 derajat Celcius sampai -40 derajat Celcius. Sebab, tidak semua daerah di Jawa Tengah ini bisa menyediakannya,” jelasnya.

Diketahui, pemerintah pusat saat ini sedang menyiapkan program vaksinasi COVID-19. Rencananya, pemerintah mendatangkan vaksin COVID-19 buatan perusahaan farmasi asal Tiongkok, Sinovac dan telah melalui uji fase ketiga di Indonesia. (Bud)

Artikel sebelumnyaOJK Wajib Laporkan Kondisi Debitur ke SILK
Artikel selanjutnyaMengenal Yossy Suparyo, Inisiator Gerakan Desa Membangun

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini