PLN Jateng Pastikan Pasokan Listrik Tetap Normal

Cek Suhu Tubuh
Pegawai di lingkungan PLN Jateng-DIY dilakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum menjalankan aktivitas, Selasa (17/3).

Semarang, Idola 92,6 FM – Mewabahnya virus Korona di Indonesia dan beberapa orang terinfeksi, pemerintah mulai melakukan pembatasan gerak bagi masyarakat. Terutama, untuk menghindari kerumuman dan berada di tempat keramaian. Dalam keadaan itu, PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah-Yogyakarta tetap memastikan bahwa pasokan listrik tetap berjalan untuk tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

General Manager PLN UID Jateng-DIY Feby Joko Priharto mengatakan imbauan dari pemerintah untuk lebih banyak berada di rumah, sudah diantisipasi jajarannya. Yakni, dengan memastikan pasokan listrik ke pelanggan tidak ada gangguan.

Feby menjelaskan, ketersediaan dan pasokan listrik merupakan kebutuhan yang vital bagi masyarakat. Sehingga, PLN akan memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan listrik tetap terjaga.

Menurutnya, para petugas PLN juga disiagakan 24 jam penuh untuk membantu para pelanggan yang mengalami gangguan listrik di rumahnya.

“Sehubungan dengan mewabahnya virus COVID-19 atau dikenal Korona di lingkungan Jawa Tengah dan Yogyakarta, kami pastikan bahwa pelayanan kami akan terus ada. Petugas kami siaga 24 jam nonstop, berkontribusi dalam pencegahan penyebaran virus dengan memastikan jaringan tetap sampai di rumah, kantor pemerintahan dan instansi lainnya. Sehingga, fasilitas umum tetap bekerja dengan baik di tengah kewaspadaan,” kata Feby, Selasa (17/3).

Lebih lanjut Feby menjelaskan, untuk langkah pencegahan penyebaran virus Korona di lingkungan kerja PLN Jateng-DIY juga diberlakukan pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal gub. Termasuk, para tamu yang akan masuk ke areal kantor bertemu dengan pegawai PLN.

“Prosedur ini dilakukan, sebagai bentuk pencegahan terhadap penyebaran virus Korona. Pegawai atau tamu yang suhu tubuh lebih dari 37,5 derajat Celcius, akan ditempatkan di ruang tersendiri. Nanti, akan ada pemeriksaan lanjutan,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaPemprov Jateng Masih Berlakukan PNS Ngantor
Artikel selanjutnyaSatu Pasien PDP di Jateng Positif Korona dan Meninggal Dunia di Semarang
Wartawan senior Radio Idola Semarang.