Desa Wisata Sumberbulu Masuk 50 Besar Pilihan Kemenparekraf

Desa Wisata Sumberbulu
Warga Desa Wisata Sumberbulu sedang menyiapkan perlengkapan untuk menyambut tamu wisatawan.

Semarang, Idola 92,6 FM – Kemenparekraf memilih sejumlah destinasi desa wisata di seluruh Indonesia, dan Desa Wisata Sumberbulu di Kabupaten Karanganyar masuk 50 besar di antaranya. Desa Wisata Sumberbulu menawarkan paket wisata unik, yakni memberdayaan masyarakat dan kearifan lokal sebagai keunggulannya.

Manager Desa Wisata Sumberbulu Titin Riyadiningsih mengatakan desanya masuk 50 besar, dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 yang diselenggarakan Kemenparekraf. Hal itu dikatakannya saat ditemui di rumahnya, belum lama ini.

Titin menjelaskan, Desa Wisata Sumberbulu berada di Desa Pendem di Kecamatan Mojogedang Karanganyar. Desa Wisata Sumberbulu mengusung konsep pemberdayaan masyarakat sekitar, baik dari karang taruna maupun petani dan juga pelaku UMKM.

Menurutnya, di desanya tidak ada potensi wisata alam yang bisa diunggulkan. Desanya hanya ada lahan pertanian, dan sendang.

“Di sini Desa Wisata Sumberbulu, menawarkan wisata edukasi dan juga ekowisata yang berbasis kearifan lokal. Di Desa Wisata Sumberbulu sendiri, kelebihannya kita tidak ada obyek yang istilahnya alam yang kita jual tetapi kita mempunyai sumber daya manusia yang sangat melimpah. Paket-paket yang kita tawarkan itu adalah SDM-nya, di mana kita ada empat paket wisata yang kita unggulkan. Yaitu ada Sumberbulu Experience, Sumberbulu Adventur Journey, Sumberbulu Adventure Ethnic dan yang terakhir Sumberbulu Outbond and Training,” kata Titin.

Lebih lanjut Titin menjelaskan, Desa Wisata Sumberbulu sudah dirintis sejak 2017 dengan memulai pendataan dan pemetaan hingga pengembangan. Bahkan, di Desa Wisata Sumberbulu saat ini sudah tersedia 48 homestay dan area camping ground seluas 1,5 hektare.

“Kami mengemas kegiatan budaya dalam bentuk festival, dan kegiatan itu rutin digelar setiap tahun. Ada juga festival lain, salah satunya hari ulang tahun desa,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaGus Yasin Upayakan Penanganan Tempat Bersejarah di Markas Kopassus Kandang Menjangan
Artikel selanjutnyaMengenal Desa Burai di Ogan Ilir, Juara Kedua Ekowisata Terpopuler Anuegrah Pesona Indonesia 2020

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini