Tetap Beroperasi, Pertamina Sarankan Konsumen Gunakan Layanan Antar

Petugas sedang menata produk elpiji Bright Gas
Petugas sedang menata produk elpiji Bright Gas.

Semarang, Idola 92,6 FM – Dalam mendukung kebijakan Jateng di rumah saja, Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah mengarahkan konsumen yang membutuhkan elpiji atau Bahan Bakar Minyak (BBM) bisa melalui layanan pesan antar. Pertamina juga memastikan, bahwa penyaluran BBM dan elpiji tetap aman dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Pejabat sementara Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah Marthia Mulia Asri mengatakan pihaknya tetap memastikan, jika pasokan BBM dan elpiji tetap aman meskipun ada pembatasan secara ketat pada Sabtu-Minggu (6-7/2) besok.

Menurutnya, Pertamina tetap berkomitmen dalam menyalurkan BBM dan elpiji kepada masyarakat.

Thia menjelaskan, Pertamina merupakan obyek vital nasional yang dikecualikan dalam surat edaran dari gubernur Jateng tersebut. Sehingga, dalam pelaksanaan Jateng di rumah saja seluruh layanan Pertamina di SPBU maupun pangkalan dan agen elpiji tetap beroperasi.

Meski demikian, Thia menyarankan masyarakat menggunakan layanan Pertamina Delivery Service (PDS) untuk mendapatkan kebutuhan elpiji maupun BBM.

“Ada 789 SPBU, 641 agen dan 51.165 pangkalan atau outlet elpiji kami yang tetap melayani kebutuhan konsumen selama periode tersebut. Hanya saja, dalam rangka mendukung keputusan gubernur tersebut kami lebih menekankan pada penggunaan layanan pesan antar atau Pertamina Delivery Service. Yakni dengan menghubungi call center kami di 135,” kata Thia, Kamis (4/2).

Pejabat sementara Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Marthia Mulia Asri:

Lebih lanjut Thia menjelaskan, saat ini penyaluran BBM jenis Gasoline di wilayah Jawa bagian tengah sebanyak 10.900 Kilo Liter (KL) per hari. Sedangkan untuk Gasoil sebanyak 4.600 KL per hari, dan elpiji sebanyak 4.300 Metric Ton (MT) per hari.

“Kami akan terus memantau perkembangan yang ada di lapangan, selama pengetatan protokol kesehatan sesuai keputusan dari gubernur Jawa Tengah. Kami pastikan juga, bahwa pasokan tetap lancar,” tandasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaGenose Lengkapi Screening COVID-19
Artikel selanjutnyaPLN Mampu Kelola Dana Haji Terbaik 2020