87 Persen Warga Jateng Sudah Jadi Peserta JKN

Wagub Taj Yasin
Wagub Taj Yasin secara simbolis menyerahkan piagam penghargaan UHC Award kepada Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Gradhika Bhakti Praja, hari ini.

Semarang, Idola 92,6 FM – BPJS Kesehatan mencatat, per 1 Desember 2022 kemarin ada 87,67 persen warga Jawa Tengah yang sudah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Atau setara dengan 32,8 juta jiwa penduduk Jateng terdaftar di BPJS Kesehatan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti mengatakan Universal Health Coverage (UHC), tidak hanya mengenai cakupan kepesertaan saja tapi juga memastikan setiap orang memiliki akses mendapatkan pelayanan kesehatan bermutu dan komprehensif. Pernyataan itu dikatakan di sela pemberiaan apresiasi UHC Award kepada pemerintah daerah di Gradhika Bhakti Praja, Selasa (20/12).

Ghufron menjelaskan, dengan tercapainya UHC di masing-masing kabupaten/kota di Jateng itu maka masyarakat peserta JKN bisa dimudahkan dalam mendapatkan akses layanan kesehatan.

Menurutnya, hal ini merupakan wujud nyata dari pemerintah daerah yang senantiasa hadir untuk memastikan tersedianya jaminan kesehatan bagi masyarakat.

“BPJS Kesehatan senantiasa berupaya meningkatkan cakupan seluruh segmen kepesertaan melalui berbagai strategi di antaranya peningkatan akses kanal pendaftaran berbasis digital. Baik badan usaha pemerintah, ataupun badan usaha dan pemerintah daerah serta masyarakat termasuk sektor informal untuk memberikan kemudahan pendaftaran sebagai peserta JKN-KIS,” kata Ghufron.

Sementara itu Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menyatakan, jajarannya akan siap menggenjot capaian UHC di wilayahnya bisa mencapai 100 persen. Tujuannya, agar masyarakat di wilayah Kota Solo bisa mendapatkan akses layanan kesehatan.

“Ya nanti tinggal ditingkatkan saja ya. Ya didorong masyarakat untuk lebih aktif lagi. Ya itu aja,” ucap Gibran.

Diketahui, BPJS Kesehatan memberikan apresiasi kepada 11 pemerintah kabupaten/kota di Jateng yang telah mencapai UHC per 1 Desember 2022. Di antaranya adalah Kota Surakarta sudah mencapai 96,61 persen yang dicapai selama empat tahun berturut-turut,
Kota Magelang 99,74 persen dan Kota Semarang 99,24 persen.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga memberikan apresiasi kepada 24 pemerintah kabupaten/kota di Jateng atas kontribusi pemerintah daerah setempat dalam mendukung program JKN-KIS.

Program JKN-KIS sudah dijalankan sejak 2014, dan tentunya telah diamanatkan kepada BPJS Kesehatan untuk bisa mencapai UHC. (Bud)

Artikel sebelumnyaPertamina Jamin Ketersediaan Stok BBM Melalui Sistem Auto Replenishment di SPBU
Artikel selanjutnyaAPBN Alami Defisit 1,22 Persen Jelang Tutup Tahun
Wartawan senior Radio Idola Semarang.