Forum Anak Minta Kekerasan Pada Anak Dapat Porsi Lebih di Pemerintahan

Perwakilan Forum Anak Jateng
Perwakilan Forum Anak Jateng saat menyampaikan pendapat kepada Gubernur Ganjar Pranowo.

Semarang, Idola 92,6 FM – Forum Anak Jawa Tengah menyuarakan kepada pemerintah, agar persoalan kekerasan anak mendapat perhatian serius. Sehingga, tidak sampai membahayakan perkembangan anak di masa depan.

Ketua Forum Anak Jateng Alexander Jason Lee mengatakan pihaknya menyuarakan kepada pemerintah di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, agar memberikan perhatian serius terhadap kasus kekerasan terhadap anak. Sebab, dalam kasus kekerasan terhadap anak itu posisinya bisa menjadi pelaku maupun korban. Hal itu dikatakan saat mengikuti musrenbang 2022, baru-baru ini.

Alexander menjelaskan, salah satu persoalan kekerasan anak terjadi tidak hanya di lingkungan pergaulan masyarakat saja tapi juga di sekolah hingga rumah sebagai tempat tinggal.

Menurutnya, kekerasan terhadap anak harus dicari solusi permasalahan agar tidak terus terjadi. Salah satu yang mungkin bisa dilakukan, dengan pemberian pendidikan karakter yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Kita ngomong tentang kekerasan, karena sebenarnya kekerasan ada dua. Anak-anak juga bisa menjadi pelaku, dan kedua anak menjadi korban. Jadi kekerasan ini harus dicegah dulu, dimulai dari anak sebagai pelaku dan jadi korban. Karena kekerasan ini harus dilanjutkan penanggulangannya, sampai ke daerah-daerah. Yang pada akhirnya, forum anak bisa terbentuk sampai kecamatan hingga kelurahan,” kata Alexander.

Lebih lanjut Alexander menjelaskan,permasalahan anak harus dicari akar masalahnya. Salah satunya adalah karakter anak belum terbentuk. Sebab, belum ada pembangunan karakter untuk anak-anak.

“Misalkan di sekolah saja, kan ada Bimbingan Konseling. Tapi realitanya, Bimbingan Konseling itu malah membuat takut siswa. Karena takut sama gurunya,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaMengenal Pemanfaatan Energi Surya Untuk Pertanian di Desa Sugihmas Grabag Magelang
Artikel selanjutnyaTrans Jateng Bantu Warga Tekan Biaya Transportasi