Mengenal Pemanfaatan Energi Surya Untuk Pertanian di Desa Sugihmas Grabag Magelang

Sriyanto Kepala Desa Sugihmas
Sriyanto Kepala Desa Sugihmas Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang Jawa Tengah. (Photo dok Sriyanto)

Magelang, Idola 92.6 FM – Memanfaatkan energi surya, Desa Sugihmas Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang mampu mengatasi masalah kekeringan. Mata air buatan yang disedot dengan pompa bertenaga surya itu, mampu memberi manfaat pada sekitar 284 Kepala Keluarga (KK).

Desa Sugihmas terletak antara 754-1.000 mdpl. Desa seluas 329 hektar tersebut, dihuni oleh 4.300 jiwa atau 1.143 rumah. Mata pencarian warga Sugihmas adalah bertani dan beternak. Tetapi, desa yang dikenal sebagai sentra cabai di Kabupaten Magelang tersebut justru kesulitan dengan air bersih.

Pompa tenaga surya
Pompa tenaga surya. Dengan adanya pompa air ini, stok air bisa mengatasi masalah kekeringan di Desa Sugihmas Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang.(Photo dok Sriyanto)

Menurut Kepala Desa Sugihmas Sriyanto, sekitar 150 hektar lahan di desanya ditanami tanaman cabe. Seperti sekarang ini, jika harga cabai membaik, maka petani bisa mendapat hasil panen yang menggiurkan. Bahkan beberapa waktu yang lalu, sempat viral, ada petani cabai warga desa Sugihmas, mendapat penghasilan Rp120 juta dalam sekali petik/hari.

Mata air buatan
Setelah ditampung di tandon, air didistribusikan ke warga desa Sugihmas. (Photo dok Sriyanto)

Sejak adanya pompa air bertenaga surya pada 2021 lalu, kebutuhan air warga mulai tercukupi. Masyarakat tak perlu mengambil air dari sungai dengan jerigen. Untuk mendapatkan air bersih, masyarakat bisa membeli dengan biaya terjangkau.

Selengkapnya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Sriyanto, Kepala Desa Sugihmas Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang Jawa Tengah. (yes/her)

Simak podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaDilema BBM Bersubsidi, Bagaimana Solusinya?
Artikel selanjutnyaForum Anak Minta Kekerasan Pada Anak Dapat Porsi Lebih di Pemerintahan