Kasus Omicron Naik, Polda Jateng Siap Bantu 3T Klaster Sekolah

Vaksinasi
Siswa SD Islam Primadana mengikuti kegiatan vaksinasi yang diadakan Polda Jawa Tengah, Kamis (3/2).

Semarang, Idola 92,6 FM – Polda Jawa Tengah siap membantu pemkab/pemkot yang terdapat klaster sekolah karena peningkatan kasus penularan COVID-19 varian omicron, dengan menggelar tracing dan testing serta treatment (3T). Tujuannya, agar kasus COVID-19 varian omicron tidak semakin meluas dan bisa dikendalikan.

Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Firly Ruspang Samosir mengatakan saat ini kasus varian omicron terus mengalami peningkatan, tetapi masyarakat tetap diminta tidak perlu panik. Namun, harus tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan. Pernyataan itu dikatakan saat ditemui di sela pelaksanaan vaksinasi anak di SD Islam Primadana Semarang, Kamis (3/2).

Firly menjelaskan, saat terjadi klaster sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) itu maka akan dilakukan 3T secara maksimal dan optimal. Tujuannya, sebagai bentuk antisipasi penularan COVID-19 varian omicron.

Menurutnya, jajarannya juga tetap mengoptimlkan personel bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak dari penanganan COVID-19. Mulai dari tracing, hingga pendataan di Posko PPKM.

“Kita semua tahu, bukan hanya di provinsi lain tapi di Jawa Tengah ada peningkatan tetapi tidak terlalu signifikan. Tetapi kita harus tetap menjaga apa yang disebut namanya prokes, baik 3T dan 5M yang sudah kita sosialisasikan bersama. Dari kita juga akan memantau seluruh yang ada di Provinsi Jawa Tengah, itu pasti akan mengeluarkan warning-warning sesuai dengan levelnya. Jangan kita bangga dengan saat ini, mari kita bekerja bersama untuk meningkatkan levelnya,” kata Firly.

Lebih lanjut Firly menjelaskan, untuk antisipasi dan pencegahan peningkatan kasus COVID-19 itu pihaknya menggelar 114 titik gerai vaksin di 35 kabupaten/kota se-Jateng. Ditargetkan, bisa tercapai 21 ribu dosis vaksin dalam waktu sehari.

“Capaian vaksinasi di Jawa Tengah sampai sekarang sebesar 89,17 persen. Lansia di atas 70 persen, anak-anak dan remaja juga sudah lebih banyak. Saat ini yang akan kita kebut adalah booster, jadi ayo masyarakat jangan ragu dan takut ikut vaksin booster,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaRealisasi Pembiayaan Ultra Mikro BLU PIP di Jateng Capai Rp.763 miliar  
Artikel selanjutnyaPenyebab Kebakaran Relokasi Pasar Johar Masih Diselidiki Tim Labfor