Mengenal Komunitas Banyu Bening Sleman Yogyakarta

Sri Wahyuningsih
Sri Wahyuningsih Perintis/Ketua Komunitas Banyu Bening Sleman Yogyakarta. (Photo dok Ning)

Sleman, Idola 92.6 FM – Untuk memberikan edukasi sekaligus penyadaran bagi masyarakat akan kegunaan air hujan sekelompok warga di Kabupaten Sleman menginisiasi Komunitas Banyu Bening. Diharapkan, dengan komunitas ini, bisa menjadi solusi menjaga ketersediaan sumber daya air.

Menurut Sri Wahyuningsih, Sang Perintis yang juga sebagai Ketua Komunitas, salah satu hal yang dilakukan komunitasnya, menjadikan air hujan sebagai minuman sehari hari. Meminum air hujan memang belum lazim dilakukan masyarakat. Tapi oleh Komunitas Banyu Bening air hujan ini bisa diolah, dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari hari untuk minum juga untuk kesehatan.

Sri Wahyuningsih
Sri Wahyuningsih Perintis/Ketua Komunitas Banyu Bening Sleman Yogyakarta bersama kegiatannya. Berbagi ilmu untuk memanfaatkan air hujan. (Photo dok Ning)

Pemanenan dan pengolahan air hujan yang dilakukan dengan teknologi elektrolisa yaitu teknologi murah, mudah dan tepat guna. Apa yang dilakukan Sri Wahyuni dan tim, mengantarkannya sebagai nominasi penerima penghargaan Kalpataru 2022 kategori perintis.

Konsep yang digunakan adalah Konsep 5 M. Menampung, mengolah, meminum, menabung dan mandiri air hujan.

Selengkapnya berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Sri Wahyuningsih, Sang Perintis dan juga sebagai Ketua Komunitas Banyu Bening. (yes/her)

Simak podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaPLN Bantu UMKM Tingkatkan Kualitas Kesejahteraan Hidup
Artikel selanjutnyaKesiapan, Antara Konsep dan Pelaksanaannya di Lapangan, Apa Kabar Kurikulum Merdeka Belajar?