Polresta Magelang Pecahkan Rekor Tari Gugur Gunung

Menari Gugur Gunung
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi ikut menari Gugur Gunung bersama warga di Alun-alun Kota Magelang, kemarin.

Magelang, Idola 92,6 FM – Polresta Magelang mengajak ribuan orang memenuhi alun-alun kota menari Gugur Gunung dalam rangka pemecahan rekor dunia, kemarin. Kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan secara luring, tetapi juga daring yang diikuti berbagai masyarakat di seluruh daerah di Indonesia.

Kapolresta Magelang AKBP Yolanda Evalyn Sebayang mengatakan tarian Gugur Gunung dilakukan secara kolosal, karena mempunyai nilai-nilai kebersamaan yang terkandung di dalamnya.

Menurutnya, ajakan melakukan tarian Gugur Gunung secara kolosal ternyata mendapat sambutan dari Pemkot Magelang. Bahkan, masyarakat setempat juga antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Yolanda menjelaskan, tarian Gugur Gunung digelar juga dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 Hari Bhayangkara.

“Dari arti tari Gugur Gunung ini adalah bergotong royong. dari paku Pulau Jawa ini, mari kita menyebarkan kebersamaan ke seluruh Indonesia. Kita sebarkan kebersamaan untuk kita bisa membangun bangsa kita, bergotong royong untuk membangun bangsa kita. Ini adalah semangat yang ingin kami tularkan dari sini, dan mari kita pupuk semangat kebersamaan ini sehingga kita bisa menciptakan bangsa kita yang maju penuh toleransi dan bekerja sama,” kata Yolanda.

Senior Manager MURI Sri Widayati menyatakan, ada lebih dari 14 ribu orang mengikuti kegiatan tari Gugur Gunung yang diselenggarakan Polresta Magelang. Sehingga, layak disebut sebagai pemecahan rekor dunia.

Menurutnya, jumlah tersebut berdasarkan penghitungan pada peserta yang mengikuti langsung di Alun-alun Kota Magelang maupun secara daring.

“Total yang kami catatkan ada 14.245 peserta. Jumlah ini tidak hanya memecahkan rekor Indonesia, tapi juga rekor dunia,” ujar Sri. (Bud)

Artikel sebelumnyaKerja Keras Menurunkan Stunting, Langkah Apa Saja yang Mesti Ditempuh?
Artikel selanjutnyaKeraton Pura Mangkunegara Siap Dukung Pengembangan Budaya Jateng