SMKN Jateng Buka Kelas Khusus Magang di Jepang

Salah satu siswa magang
Salah satu siswa magang yang akan dipersiapkan ke Jepang dari SMKN Jateng di Semarang.

Semarang, Idola 92,6 FM – SMKN Jateng di Semarang pada tahun ini membuka kelas magang ke Jepang, dan sebagai tahap pertama menerima 40 siswa. Nantinya, siswa yang lolos seleksi akan bisa kuliah sambil kerja di Jepang.

Wakil Kepala SMKN Jateng di Semarang Bidang Humas dan Kerja Sama Heri Purnomo mengatakan pihaknya bekerja sama dengan LPK Kebon Teknologi Indonesia, untuk memberikan pelajaran bagi siswa di kelas khusus tentang bahasa Jepang dan pengenalan budaya negeri Sakura kepada calon siswa magang. Pernyataan itu dikatakan saat ditemui di sekolah, kemarin.

Menurutnya, kurikulum dan dukungan laboratorium kerja di SMKN Jateng di Semarang sudah cukup memadai. Sebab, beberapa lulusan dari SMKN Jateng juga ada yang telah bekerja di Jepang.

Heri menjelaskan, program magang ke Jepang merupakan pilot project yang dilaksanakan pada awal semester ini.

“Kami bekerja sama dengan salah satu lembaga di sana, nanti akan kita bentuk satu kelas 40 orang. Setelah mereka lolos dari seleksi itu, kemudian mereka akan mengikuti proses pendidikan bahasa dan kebudayaan Jepang selama satu tahun dilaksanakan di luar jam pembelajaran sekolah. Ke-40 siswa itu sebagai pilot project tahun pertama, akan disalurkan ke Jepang dalam bentuk beasiswa pendidikan D-3 di salah satu universitas di Jepang. Sembari kuliah, mereka akan dicarikan pekerjaan part-time,” kata Heri.

Heri Purnomo, Wakil Kepala SMKN Jateng di Semarang Bidang Humas dan Kerja Sama:

Lebih lanjut Heri menjelaskan, secara kapabilitas siswa SMKN Jateng di Semarang itu tidak kalah bersaing dengan siswa-siswa dari sekolah lain. Hanya saja, yang masih perlu dikembangkan adalah penguasaan Bahasa Jepang dan pengenalan budaya untuk hidup di negeri matahari terbit tersebut.

“Beberapa alumni dari SMKN Jateng di Semarang, mulai dari alumni angkatan satu sampai enam sudah ada kerja di Jepang. Ada yang sudah empat tahun, ada yang baru berangkat kemarin,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaJalur Afirmasi Banyak Membantu Calon Siswa
Artikel selanjutnyaBPJS Kesehatan Dorong Daerah Tingkatkan Cakupan UHC