Dicari 754 Siswa Miskin Untuk Disekolahkan di SMKN Jateng

Siswa SMKN Jateng
Siswa SMKN Jateng sedang sibuk belajar di kelas.

Semarang, Idola 92,6 FM – SMK Negeri Jawa Tengah kembali membuka pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024, berbarengan dengan 15 SMK negeri semi boarding yang tersebar di sejumlah daerah.

Tahun ini, sekolah boarding dan semi boarding akan menerima sebanyak 754 anak dari kalangan masyarakat kurang mampu.

Pendaftaran PPDB SMK boarding dan semi boarding dibuka secara online, pada 14 Februari hingga 31 Maret 2023 melalui link pendaftaran ppdb.smkboardingjateng.id.

SMK borading maupun semi boarding, memberikan akses dan fasilitas pendidikan bagi anak-anak kurang mampu.

Kepala SMKN Jateng kampus Semarang Samiran mengatakan kehadiran SMK Negeri Jateng merupakan solusi pengentasan kemiskinan, dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan gratis bagi siswa tidak mampu. Pernyataan itu dikatakan saat ditemui di sekolahnya, belum lama ini.

Samiran menjelaskan, SMK Negeri Jateng tidak terikat dengan aturan zonasi.

Bagi calon siswa baru dari seluruh daerah di Jateng, diperbolehkan mendaftar sekolah atau jurusan yang diinginkan.

“Insya Allah bulan Mei nanti sudah selesai dan siswa daftar ulang sekitar bulan Mei akhir. Kami memberikan waktu kepada anak-anak yag tidak diterima SMK Jateng baik boarding maupun semi boarding mendaftar di sekolah reguler,” kata Samiran.

Lebih lanjut Samiran menjelaskan, seluruh pembiayaan di SMK boarding gratis tanpa dipungut biaya apapun.

Selain itu peserta didik mendapatkan fasilitas asrama, makan, seragam dan perlengkapan alat tulis sekolah.

“Untuk informasi lebih lanjut terkait syarat dan ketentuan dapat dilihat di sini. Atau dapat mengunduh Juknis PPDB SMK Boarding Jateng Tahun 2023/2024 di laman website pendaftaran,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaNorwegia Jajaki Kerja Sama Transisi Energi Dengan Jateng
Artikel selanjutnyaArah Kebijakan Ekonomi Jateng Difokuskan Pada Perekonomian Berdaya Saing Tinggi