Bagaimana Upaya yang Mungkin Dilakukan untuk Membendung Terjadinya PHK Massal?

Stop PHK Massal
Ilustrasi/Istimewa

Semarang, Idola 92.6 FM – Isu pemutusan hubungan kerja atau PHK masih merebak terutama di sektor industri padat karya yang berorientasi ekspor. Pencegahan gelombang PHK dinilai mendesak. Solusi preventif itu perlu menyasar aspek ketenagakerjaan dan kelangsungan industri.

Sebelumnya, ramai fenomena pabrik-pabrik garmen di Jakarta dan sekitarnya ditutup oleh pemiliknya, bahkan dijual di toko-toko online. Hal ini terkait dengan gelombang pemutusan kerja (PHK) yang melanda sektor padat karya khususnya garmen belakangan ini. PHK buruh-buruh pabrik tekstil dan alas kaki beberapa waktu lalu, menyusul anjloknya permintaan di pasar tujuan ekspor, seperti AS dan Eropa, akibat inflasi.

Lantas, bagaimana upaya yang mungkin dilakukan untuk membendung terjadinya PHK massal? Seberapa mendesak kebijakan dari Pemerintah untuk mencegah ancaman PHK massal ini?

Untuk memperoleh gambaran atas persoalan ini, radio Idola Semarang berdiskusi dengan narasumber Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal. (her/yes/ao)

Simak podcast diskusinya:

Artikel sebelumnyaMengenal Manfaat Sumur Resapan bagi Konservasi Tanah dan Air bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Tengah
Artikel selanjutnyaDPR akan Menilai Parameter “Kegentingan Memaksa” Diterbitkannya Perppu Cipta Kerja? Benarkah, Memang Ada Kegentingan Memaksa?
Editor In Chief Radio Idola Semarang.