Jadi Yang Pertama, PLN Bangun Konstruksi Jaringan Kabel Bawah Tanah

Darmawan Prasodjo
Dirut PLN Darmawan Prasodjo meninjau lokasi penataan jaringan distribusi di UGM.

Semarang, Idola 92,6 FM – PLN melakukan revitalisasi jaringan kelistrikan di kawasan kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Bahkan, untuk kali pertama sejak kampus tersebut berdiri baru dilakukan revitalisasi jaringan kelistrikan.

Tidak hanya itu, kampus UGM menjadi yang pertama di Indonesia penggunaan kabel bawah tanah.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pihaknya melakukan perubahan konstruksi, dari Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) menjadi Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM). Hal itu dikatakan saat melakukan peninjauan ke kampus UGM, kemarin.

Darmawan menjelaskan, revitalisasi kelistrikan di UGM meliputi peningkatan keandalan suplai listrik dan penataan jaringan melalui kabel bawah tanah.

Wilayah UGM merupakan proyek revitalisasi kabel tanah terpanjang di wilayah Jawa Tengah dan DIY, dengan panjang 1,6 kilometer.

Menurut Darmawan, sebelumnya revitalisasi menggunakan kabel bawah tanah telah dilakukan di kawasan Malioboro.

“Kami dengan tim berusaha merevitalisasi sistem listrik yang ada di UGM. Selain itu kabel tegangan menengah dan tegangan rendah akan ditanam,” kata Darmawan.

General Manager Unit Induk Distribusi (UID) Jateng-DIY Mochamad Soffin Hadi menambahkan untuk peningkatan keandalan kelistrikan pihaknya juga akan membangun dua gardu penghubung dan menambah penyulang dari Gardu Induk Gejayan.

PLN juga membangun Express Feeder GI Gejayan-GH UGM, yang menggunakan kabel MVITIC 20 kilovolt (kV).

Menurut Soffin, melalui penambahan tersebut keandalan pasokan listrik akan semakin prima sesuai komitmen PLN untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

“Ada juga beberapa proses penguatan seperti penambahan penyulang dari Gardu Induk Gejayan. Kemudian kami upayakan agar pengerjaannya seminimal mungkin dampaknya. Tadi Tim PDKB itu bekerja, sehingga meski ada perbaikan namun tidak mengganggu suplai listrik ke pelanggan,” jelas Soffin.

Sementara itu Rektor UGM Ova Emilia menyambut baik upaya PLN dalam melakukan revitalisasi kelistrikan di kampusnya.

Menurut Ova, dengan dibantu merevitalisasi jaringan kelistrikan kampus UGM akan membuat listrik di kampus semakin andal.

“Terima kasih sekali bapak dirut PLN bisa hadir di sini untuk mendukung penataan lingkungan di sekitar UGM,” ujar Ova. (Bud)

Artikel sebelumnyaHingga Mei 2023, Uang Kartal Yang Ditarik Masyarakat Capai Rp15 Miliar
Artikel selanjutnyaJelang Pemilu, UU Desa Direvisi, Apa Urgensi Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa?