Pertamina Pastikan Tak Ada Antrean di SPBU Saat Lebaran

Mengisi BBM
Sejumlah kendaraan sedang mengisi BBM.

Semarang, Idola 92,6 FM – Pertamina Patra Niaga akan memastikan, seluruh sistem transaksi di SPBU bisa berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan yang berarti.

Pertamina juga menjamin, tidak ada antrean di jalur pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di ruas jalan tol Trans Jawa maupun SPBU lainnya yang dilalui para pemudik.

Direktur Pemasaran Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan pembelian BBM bersubsidi menggunakan QR Code bagi kendaraan roda empat, yakni kendaraan atau masyarakat yang telah mendaftar di subsiditepat.mypertamina.id. Hal itu dikatakan saat melakukan peninjauan di SPBU Rest Area 379A, belum lama ini.

Ega menjelaskan, penggunaan QR Code untuk pembelian BBM bersubsidi terus dimonitor.

Terutama, untuk kesiapan infrastruktur penunjang agar bisa berjalan dengan baik.

Menurut Ega, Pertamina tidak memiliki kekhawatiran terjadi penumpukan antrean di SPBU pada masa-masa arus mudik balik Lebaran nanti.

Mayoritas SPBU sudah menggunakan jaringan fiber optik, sehingga transaksi QR Code cukup cepat karena hanya tinggal tapping saja dan berbeda jika harus menginput data dengan melihat plat nomor kendaraan.

“Yang ada adalah penggunaan QR Code untuk pembelian solar subsidi. Jadi hanya solar subsidi yang menggunakan QR Code. Itu pun kami sedang menyiapkan business continuity plan apabila pada saat menggunakan QR Code sistem down, dan kita sudah siapkan plan B-nya,” kata Ega.

Lebih lanjut Ega menjelaskan, sampai ini hampir 100 persen transaksi biosolar di SPBU sudah menggunakan QR Code.

Artinya, secara mayoritas masyarakat sudah menggunakan QR Code untuk pembelian biosolar.

“Kami tidak ada kekhawatiran terjadi antrean panjang di SPBU saat masa Lebaran nanti,” jelasnya.

Ega menyebutkan, untuk menghadapi arus mudik balik Lebaran tahun ini diharapkan bisa lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Saat ini, tersedia sembilan SPBU yang ada di jalur tol Trans Jawa dari Jakarta ke Surabaya maupun sebaliknya.

“Pertamina juga telah menambah layanan pengisian tambahan di beberapa titik rest area lainnya, terutama yang tidak ada SPBU. Yakni berupa pertashop dan SPBU modular,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaBelasan Produk Pangan UMKM di Desa Meteseh Kantongi Sertifikasi Halal
Artikel selanjutnyaPGN Sukseskan Pilot Project Konversi BBG Sepeda Motor