8 Proyek Investasi Siap Direbut Calon Investor

Sakina Rosellasari
Sakina Rosellasari, Kepala DPMPTSP Jateng.

Semarang, Idola 92,8 FM-Makin seksi dan diminati calon investor, beberapa proyek investasi unggulan ini siap dijadikan rebutan.

Beberapa proyek investasi yang ditawarkan itu di antaranya ada di Kabupaten Banjarnegara dan Cilacap dan juga di Pati.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng Sakina Rosellasari mengatakan sebenarnya ada 10 proyek yang akan ditawarkan kepada calon investor lewat Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2024 kepada 17 negara mitra, namun dua proyek investasi di antaranya telah mendapatkan calon investor. Hal itu dikatakan saat ditemui di Atrium Mal Paragon Semarang, pekan kemarin.

Sakina menjelaskan, ada delapan proyek investasi yang ditawarkan di gelar CJIBF 2024 kepada calon investor mancanegara maupun Nusantara.

Yakni Investment Project ready to offer yang di antaranya berkaitan dengan energi, pengelolaan limbah dan juga hilirisasi serta tourism.

Menurutnya, delapan proyek investasi yang sudah siap ditawarkan itu telah melalui sejumlah tahapan pengurusan perizinan hingga analisis terkait dampak lingkungannya.

Harapannya, dari 17 negara yang diundang itu tertarik dengan proyek investasi yang ditawarkan.

“Jadi ini bagian dari promosi investasi untuk kemudian para investor tertarik, kemudian melakukan penjajakan hingga terjadi Letter of Intent. Baik DPMPTSP kabupaten/kota maupun provinsi melakukan pendampingan untuk kemudian merealisasikan investasi tersebut,” kata Sakina.

Sebelumnya Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng Rahmat Dwisaputra menyatakan, delapan proyek investasi yang ditawarkan itu nilai totalnya mencapai Rp47 triliun.

“Gelaran CJIBF 2024 ini, sudah banyak calon investor hadir dan siap mengembangkan usahanya di provinsi ini. Ada 17 negara yang hadir dan siap berinvestasi di Jateng lewat CJIBF 2024,” ucap Rahmat. (Bud)

Artikel sebelumnyaNaik Kelas, UMKM Didorong Masuk Sektor Industrialisasi
Artikel selanjutnyaCatat Lur, Bandara di Jateng Kini Tak Lagi Menyandang Status Bandara Internasional