BNI Kuatkan Penyaluran Bansos Di Semarang Lewat E-Wallet

Semarang, Idola 92.6 FM – PT Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Wilayah Semarang secara intens terus membangun jaringan untuk penguatan uang elektronik (E-Wallet) sebagai penyaluran bantuan sosial non-tunai kepada masyarakat penerima dana.

Head of Network and Service BNI Kanwil Semarang Moch Harsono mengatakan, penggunaan e-Wallet bertujuan agar masyarakat tidak perlu lagi menerima bantuan uang dalam bentuk fisik, tetapi langsung melalui rekening penerima dan pembelanjaan melalui kartu elektronik.

“BNI diamanatkan pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial dengan sistem elektronik. Harapannya, manfaat yang dirasakan masyarakat akan lebih besar jika dibanding menerima uang tunai,” tukasnya di Semarang, Senin (31/10/2016).

Untuk itu, pihaknya mulai memperkuat penyebaran Laku Pandai Agen46 dan E- Warung Kelompok Usaha Bersama (KUBE), guna penyaluran dana bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

Karena masyarakat, kata dia, bisa mendapatkan e-Wallet di Laku Pandai Agen46 dan E- Warung KUBE yang telah disebar di sejumlah wilayah.

“Kota Semarang akan ada 148 ribu penerima bantuan sosial yang terbagi di sembilan cabang di wilayah BNI Kanwil Semarang. Oleh karena itu, kami sudah siapkan Agen46 sebanyak 1.240 agen,” jelasnya.

Lebih lanjut Harsono menguraikan,untuk di Kota Semarang penyaluran dana Bansos PKH diberikan kepada 386 penerima manfaat di Kecamatan Banyumanik.

Setiap keluarga penerima manfaat, akan mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera yang di dalamnya tertanam dua sistem canggih yaitu saving account dan E-Wallet.

Saving account, kata Harsono, berfungsi menampung dana Bansos PKH, dan E-Wallet digunakan untuk PKH, Beras Sejahtera, penyaluran elpiji subsidi dan sebagainya. (Budi A/Diaz A/R7)

Artikel sebelumnyaPemangkasan Anggaran Sebabkan Pertumbuhan Ekonomi Jateng Turun
Artikel selanjutnyaPolda Jateng Garap Aplikasi Pelayanan Publik