Daging Sapi Dibawah Rp 80 Ribu Diragukan Memenuhi Syarat “ASUH”

Semarang, Idola 92.6 FM – Keinginan Presiden Joko Widodo akan harga daging sapi yang bisa dibawah Rp 80 ribu/Kg mendapat tanggapan dari banyak pihak. Beberapa pihak menilai harga daging sapi lokal dibawah Rp 80 ribu/Kg sulit diimplementasikan.

Solusinya, pemerintah saat ini mengimpor daging sapi beku dari Australia. Namun kualitas daging sapi beku impor dari Australia diragukan.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah tidak bisa menjamin bahwa daging sapi yang dijual dengan harga dibawah Rp 80 ribu/Kg untuk konsumsi masyarakat memenuhi syarat daging “ASUH” atau Aman, Sehat, Utuh dan Halal.

“Yang harus hati-hati adalah ketika harga daging sapi di bawah Rp 80 ribu/Kg. Bisa jadi kualitasnya tidak terjaga dan tidak memenuhi syarat daging ASUH,” tandas Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah Agus Wariyanto di Semarang, Rabu (15/6).

Lebih lanjut Agus menjelaskan, pihaknya saat siap melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap ternak sapi dan daging sapi yang akan diperjualbelikan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan bahwa pangsa pasar daging beku yang idealnya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan relatif rendah dibanding daging segar, nampaknya masyarakat belum berminat dengan daging sapi beku impor dari Australia. Kini masyarakat dilema harus memilih daging sapi beku yang relatif murah atau daging segar yang harganya masih tembus Rp 100 ribu untuk menjadi konsumsi sampai Lebaran 2016. (Budi Aries/Diaz Abidin/Heri CS)

Artikel sebelumnyaREI Jateng Target Selesaikan 10 Ribu Rumah FLPP
Artikel selanjutnyaKOSKOSAN (Kisah-Kisah Selingan) – Diusir Dari Negeri Sendiri