Benarkah Parpol Dianggap Gagal Tuntaskan Masalah Bangsa?

Semarang, Idola 92.6 FM – Sejumlah aksi umat Islam dianggap turut berperan mengegolkan kepemimpinan baru dalam pilkada DKI Jakarta. Para penggerak aksi seolah benar-benar menggantikan peran pengurus parpol dalam menyerap aspirasi masyarakat. Demikian mengemuka dalam dialog yang digelar Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) baru-baru ini.

Dilansir dari Jawa Pos (27/4), dalam dialog tersebut kalangan ormas Islam mengkritik kinerja parpol. Para pengurus parpol dianggap tidak berperan menyelesaikan permasalahan bangsa. Padahal, masyarakat kini mengalami berbagai ketimpangan hukum hingga keadilan ekonomi.

Lantas, benarkah parpol dinilai gagal dalam menuntaskan masalah bangsa? Apa dampak terburuk bila peran parpol seolah diambil alih oleh ormas-ormas? Bagaimana memperbaiki dan membenahi peran parpol di tengah berbagai persoalan bangsa yang mendera?

Guna menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, Radio Idola 92.6 FM berdiskusi dengan beberapa narasumber, yakni: Nasaruddin Umar (Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta), Maman Imanulhaq (politisi PKB), dan Mohamad Sohibul Iman (Presiden PKS). (Heri CS)

Berikut Perbincangannya:

Artikel sebelumnyaBPBD Jateng Petakan 32 Daerah Rawan Tanah Longsor
Artikel selanjutnya[PhotoEvent] Semarang Trending Topic April 2017