PMI Kota Semarang Klaim Mampu Penuhi Kebutuhan Darah di Sejumlah Rumah Sakit dan Warga Yang Membutuhkan

Semarang, 92.6 FM-Pada libur Lebaran kemarin yang cukup panjang, sempat berpengaruh pada ketersediaan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Semarang. Namun, dalam beberapa pekan terakhir ini sejak aktivitas kerja kembali normal, stok darah mulai stabil dan terbilang cukup. Hal itu tidak lepas, banyak instansi atau lembaga yang menggelar aksi donor darah dengan melibatkan banyak donor darah sukarela. Bahkan, karena banyaknya aksi donor darah membuat UTD PMI Kota Semarang untuk sementara waktu tidak mengoperasikan mobile unit (MU) atau bus donor darah.

Kepala Bagian Pelayanan Donor UTD PMI Kota Semarang dr Hilda Eka Yulianti mengatakan, dalam sehari ada permintaan aksi donor darah dari instansi atau lembaga sebanyak lima kali dengan satu kegiatan target 50 kantong darah. Sehingga, kebutuhan kantong darah yang sempat langka di Lebaran kemarin sudah tertangani.

Selain melayani kegiatan donor darah dari instansi atau lembaga lain, pihaknya setiap hari juga membuka layanan donor darah sukarela dari hari Senin sampai Minggu dan rerata 10-20 pendonor yang datang.

“Sekarang boleh dibilang, stok kantong darah di PMI cukup untuk memenuhi kebutuhan dari rumah sakit se Kota Semarang dan warga yang membutuhkan. Meski setiap jam setiap hari jumlah ketersediaannya berubah ya, tapi stok kantong darah ada dan cukup,” kata Hilda.

Hilda menjelaskan, sampai dengan saat ini persediaan komponen darah mulai dari darah dengan komponen lengkap sebanyak seribu kantong. Sedangkan komponen sel darah merah pekat ada 950 kantong, komponen trombosit ada 200 kantong, seribu komponen plasma beku segar dan komponen anti hemofili ada 250 kantong. (Bud)

Artikel sebelumnyaKMPP Jateng Buka Posko Pengaduan Terkait Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 Yang Dianggap Tidak Relevan
Artikel selanjutnyaKesbangpol Jateng Nyatakan FPI Dan HTI Tidak Miliki SKT Yang Dikeluarkan Pemprov

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini