50 Persen Warga Jepara Masih BAB Sembarangan, Dinkes Cari Cara Ubah Perilaku Masyarakat

Semarang, Idola 92.6 FM – Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Muslimin mengatakan masih banyak warganya, yang buang air besar (BAB) sembarangan. Padahal, bebas buang air besar menjadi faktor penentu apakah lingkungan bersih atau tidak.

- Advertisement -

Menurutnya, lingkungan yang bersih akan menentukan kesehatan masyarakat sekitarnya dan mencegah mewabahnya penyakit.

Oleh karena itu, jelas Muslimin, pihaknya akan mengubah perilaku masyarakat untuk menerapkan jamban sehat melalui sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Sehingga, perilaku buang air besar sembarangan bisa berkurang.

“Kabupaten Jepara saat ini memang persentasenya masih di bawah 50 persen. Diharapkan, pada 2019 sudah 100 persen Open Defecation Free (ODF). Karena, kalau buang air besar sembarangan itu banyak penyakit yang ditimbulkan. Ini adalah cara bagaimana mengubah perilaku masyarakat, dan cukup sulit,” kata Muslimin baru-baru ini.

Lebih lanjut Muslimin menjelaskan, pihaknya terus melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk memberikan pengertian, agar buang air besar di jamban sehat yang dilengkapi septic tank.

“Mengubah perilaku masyarakat ini susah, dan itu tantangan buat kita,” ujarnya.

Muslimin berharap, pada 2019 mendatang bebas buang air besar sembarangan di Jepara bisa tercapai dan lingkungan bersih tercipta.

“185 desa dan kelurahan di Jepara terus kita verifikasi ODF,” pungkasnya. (Bud)