DPRD Jateng Ingatkan Caleg Tak Gunakan Money Politic

Semarang, Idola 92.6 FM – Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setiabudi meminta kepada seluruh calon anggota legislatif (caleg), agar tidak melakukan praktik bagi-bagi uang atau money politic dalam setiap kampanyenya. Hal itu ditegaskannya, menyikapi dugaan pelanggaran politik uang yang dilakukan salah satu caleg DPRD Provinsi Jateng di Kabupaten Semarang, akhir September 2019 kemarin.

Menurutnya, Kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang berbarengan antara Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) waktu pelaksanaannya cukup lama hingga 6,5 bulan ke depan. Terhitung sejak September 2018, hingga memasuki hari tenang di April 2019.

Oleh karena itu, jelas Rukma, dirinya dan juga seluruh anggota DPRD Jateng sepakat, tidak menggunakan cara-cara kotor demi mendapatkan suara pemilih. Salah satunya, dengan melakukan politik uang atau bagi-bagi uang di setiap kunjungan kampanye.

“Sehingga, kalau ada yang bermain-main kayak gitu, ya percuma. Kasih sekarang ya besok sudah lupa. Kita sepakat untuk ngomong kita anti politik uang, artinya ya sudah lomba berbuat baik dan adu program. Selain itu, track recordnya bagaimana, komitmen gak orang itu,” kata Rukma, Kamis (8/11).

Lebih lanjut Rukma menjelaskan, yang dibutuhkan masyarakat pemilih harus bisa dipahami para caleg. Baik caleg tingkat pusat, maupun provinsi hingga kabupaten/kota.

“Tawarkan saja kepada mereka program yang nyata, jika memang menghendaki suaranya untuk si caleg,” tandasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaDi Era Disrupsi, Bekal dan Kompetensi Apa yang Mesti Diberikan pada Generasi Muda?
Artikel selanjutnyaIkan Patin Indonesia Akan Dikirim ke Timur Tengah Tahun Depan