Pengembang Perumahan Sebut Ekonomi Belum Membaik

Semarang, Idola 92.6 FM – Ketua Property Expo Semarang Dibya Hidayat mengatakan kondisi perekonomian belum menunjukkan gejala perbaikan, karena penjualan properti di Jawa Tengah belum menunjukkan perbaikan.

Menurutnya, sejak awal tahun hingga April 2018 ini penjualan rumah lewat pameran tidak bisa menembus target yang ditetapkan. Bahkan, hanya bisa terjual separuh dari target. Padahal, setiap pameran ditargetkan bisa terjual 60 unit rumah.

Oleh karena itu, jelas Dibya, pemerintah bisa ikut memerbaiki kondisi pasar properti Tanah Air lewat kebijakan di sektor perbankan.

“Dari instrumen perekonomian itu kadang yang membuat kami bingung. Katanya instrumen ekonominya bagus, tapi realita di market engga bagus. Jadi, strategi kami untuk menggarap pasar yang paling kekinian adalah membuat gimick-gimick marketing lebih bagus lagi. Bahkan, saat ini beberapa pengembangg masih menahan harga dengan harapan bisa memancing minat pembeli,” kata Dibya.

Lebih lanjut wakil ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Jateng Bidang Promosi Humas dan Publikasi itu menjelaskan, untuk pameran properti keempat tahun ini dirinya berharap penjualan rumah bisa mulai ada peningkatan. Sebab, dengan 18 pengembang yang ikut serta dharapkan masyarakat memiliki banyak pilihan untuk membeli rumah idaman. (Bud)

Artikel sebelumnyaSudirman: Kita Akan Tumbuhkan Banyak Pengusaha di Jateng Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
Artikel selanjutnyaPemkot Semarang Minta Maskapai Penerbangan Buka Rute Langsung Dari Tiongkok
Wartawan senior Radio Idola Semarang.