Bagaimana Menerapkan Digitalisasi Layanan Pemerintahan?

Semarang, Idola 92.6 FM – Ada kesepahaman yang membuat besar hati dari debat capres keempat 30 Maret lalu. Kedua capres akan menjalankan pemerintahan dengan teknologi digital. Jokowi menyebut Dilan (Pemerintah Digital Melayani) dan Prabowo menyebut keharusan teknologi informatika.

Pernyataan kedua capres itu membuka harapan sangat besar bagi lompatan katak (leap-frog) dalam layanan pemerintah kepada rakyat kurun pemerintahan 2019-2024. Menurut Suryatin Setiawan, Senior Digital Consultant and Coach-Advisory Board PCU PT Pegadaian, Indonesia berpeluang nyata menjadi model dari penggunaan teknologi digital maju bagi pelayanan umum di Negara kepulauan terbesar yang sedang berkembang karena di negara maju birokrasi dan layanan pemerintahan cenderung sudah kaku dan menahun.

Lantas, bagaimana mewujudkan dan menerapkan Digitalisasi Layanan Pemerintahan itu, prasyarat dan infrastruktur apa yang mesti disiapkan? Dalam praktiknya, sektor-sektor apa saja akan sangat terbantu melalui penerapan digitalisasi layanan ini? Dalam upaya penerapan Digitalisasi Layanan Pemerintahan ini, apa yang masih menjadi tantangan kita? Guna menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, Radio Idola Semarang mewawancara Senior Digital Consultant and Coach-Advisory Board PCU PT Pegadaian Suryatin Setiawan. (Heri CS)

Berikut wawancaranya:

Artikel sebelumnyaMenagih Komoditas Pangan Tak Sebatas Retorika Politik tapi Diwujudkan dalam Kehidupan Nyata?
Artikel selanjutnyaDukung Cakupan Health Immunity, IDAI Jateng Dukung Program Imunisasi Anak