Dinhub Jateng Sarankan Pemudik Kuasai Rute Pulang Kampung Untuk Hindari Kemacetan

Sebuah bus AKAP melintas di Gerbang Tol Bawen.

Semarang, Idola 92.6 FM – Pemudik yang akan pulang kampung dan melintas di Jawa Tengah, diimbau mengetahui rute yang dilewati apakah ada potensi kerawanan kemacetan atau tidak. Tujuannya, agar bisa menentukan jalur alternatif untuk menghindarinya.

Kepala Dinas Perhubungan Jateng Satriyo Hidayat mengatakan pada Lebaran tahun ini, pihaknya memprediksi ada lima titik kemacetan lalu lintas saat arus mudik nanti. Kelima titik itu adalah Pasar Ambarawa di Kabupaten Semarang, Pasar Mangkang di Kota Semarang, pertigaan Secang Magelang, Pasar Tonjong Brebes dan flyover Bumiayu Brebes.

Menurutnya, pemudik yang melintas di wilayah Jateng harus mengetahui rutenya nanti terdapat titik kemacetan atau tidak untuk menentukan jalur alternatifnya.

Satriyo menjelaskan, khusus untuk Bawen nanti titik kemacetan ada di depan Terminal Bawen. Sebab, jalanan yang tidak terlalu lebar dan volume kendaraan terus meningkat mendekati hari raya.

“Paling pokok ya Bawen. Bawen itu diprediksi menge-jam. Nanti juga ada Pasar Mangkang, terus pertigaan Secang dari arah Magelang ke Semarang karena ada traffic light. Traffic light itu saat ini kiri boleh langsung, saya minta kiri ikuti rambu lalu lintas. Jadi tidak usah buat jebakan Batman. Lampu merah nyala ya semua berhenti, sehingga kapasitas menuju utara itu bisa optimal,” kata Satriyo, Senin (20/5).

Lebih lanjut Satriyo menjelaskan, titik kemacetan yang telah dipetakan pihaknya itu saat ini sudah mendapat antisipasi pengalihan arus apabila diperlukan. Yakni, dengan menyiapkan jalur-jalur alternatif lengkap dengan rambu-rambu penunjuk jalan dan petugas jaganya.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengurai jika terjadi kemacetan. Jadi, pemudik juga saya imbau bisa menggunakan waktu sebaik mungkin untuk menghindari kemacetan,” tandasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaKapolda Jateng: Aksi 22 Mei Tidak Perlu Dibesar-besarkan
Artikel selanjutnyaPertamina Pastikan BBM di Tol Trans Jawa dan Pantura Aman