Peserta Borobudur Marathon 2019 Akan Diundi

Peserta Borobudur Marathon 2019 ikut bergoyang ketika disambut kesenian masyarakat sekitar. (Dok)

Semarang, Idola 92.6 FM – Event tahunan Borobudur Marathon, tahun ini akan kembali digelar pada 17 November 2019 mendatang. Pendaftaran secara online sudah dibuka Juni ini, dan pengumuman peserta akan dilakukan pada Juli 2019.

Panitia Pelaksana Borobudur Marathon 2019 Lukminto Wibowo mengatakan event tersebut sudah ditunggu masyarakat, terutama para pelari dan komunitas pecinta lari. Pada tahun kemarin saja, ajang tersebut mampu menyedot puluhan ribu pelari lokal maupun mancanegara.

Menurutnya, pada tahun ini Borobudur Marathon 2019 menerapkan sistem undian kepada para pesertanya. Dari seluruh peserta yang mendaftar secara online, nanti akan diambil 10 ribu peserta saja setelah pengundian.

Lukminto menjelaskan, pihaknya memang membatasi total peserta 10 ribu orang karena berkaitan dengan venue. Apabila lebih dari 10 ribu peserta, maka pelari tidak enjoy dan dikhawatirkan menurunkan kualitasnya.

“Nanti peserta kita undi, karena merasa bahwa dulu banyak yang tidak terakomodir. Kita daftar lewat online semua. Jadi, semua boleh daftar dan nanti kita akan undi. Kami rasa itu paling adil dan marathon-marathon terbesar di dunia, hampir semuanya diundi supaya ngasih kesempatan. Yang kedua, kita berusaha mendatangkan pelari luar negeri yang banyak. Target kemarin tiga persen, dan tahun kita targetkan 12 persen,” kata Lukminto, Sabtu (22/6).

Lebih lanjut Lukminto menjelaskan, event Borobudur Marathon 2019 diharapkan akan berdampak pada perekonomian dan pariwisata sekitar kawasan. Terutama, yang dilalui peserta Borobudur Marathon 2019.

Terpisah, Gubernur Ganjar Pranowo menyatakan jika Borobudur Marathon sudah rutin digelar sejak 2016 dan kualitasnya terus ditingkatkan. Borobudur Marathon merupakan event yang dinanti masyarakat, dan diharapkan bisa menjadi ajang lomba bertaraf internasional.

“Kita sudah berencana membuat rute khusus, agar event ini bertaraf internasional. Jadi, di gelaran berikutnya kami berharap pembangunan infrastruktur jalan dan penginapa serta fasilitas lainnya bisa segera selesai,” ujar Ganjar. (Bud)

Artikel sebelumnyaEliminasi Kasus AKI, Dinkes Jateng Minta Bidang Desa Data Ibu Hamil Pakai Aplikasi 5NG
Artikel selanjutnyaGandeng UNS, Perum Bulog Kembangkan On Farm di Wilayah Eks Karesidenan Surakarta