Transformasi Menuju Indonesia Maju 2045 Membutuhkan Pemimpin Bersih, Bagaimana Meniti Jalan Itu?

Semarang, Idola 92.6 FM – Indonesia menghadapi tantangan yang tidak mudah untuk bertransformasi menjadi negara maju saat berusia 100 tahun pada 2045. Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin bersih dan bebas dari korupsi serta berkomitmen menerapkan pembangunan berorientasi inovasi sains dan teknologi untuk meningkatkan daya saing Indonesia.

Prasyarat menuju kemajuan Indonesia itu kontekstual dengan disrupsi digital yang menuntut keuletan dan daya adaptasi yang tinggi terhadap perubahan. Menurut Guru Besar Riset Politik LIPI Lili Romli, sosok pemimpin yang bebas dari korupsi penting untuk mencapai Visi Indonesia 2045. Sebab, negara yang dilanda korupsi tidak akan bisa maju.

Hasil jajak pendapat Litbang Kompas pada 7-8 Agustus 2019 melibatkan 525 responden di 17 kota besar di Indonesia terkait visi Indonesia sebagai negara maju pada usia ke-100 tahun, menunjukkan 31,8 persen responden menilai faktor utama yang dibutuhkan ialah Pemimpin bersih, disusul pemerataan ekonomi (19,6 persen) serta pendidikan yang memajukan sains dan teknologi (17,1 persen).

Lantas, mimpi menuju Indonesia Emas pada 2045, transformasi membutuhkan pemimpin bersih. Lalu, bagaimana menuju ke sana—jalan apa yang mesti kita tempuh? Upaya yang mesti terus dilakukan dalam mencetak kader pemimpin nasional yang bersih dan berintegritas? Prasyarata lain apa yang mesti dipenuhi dalam upaya mewujudkan Indonesia Maju 2045?

Guna menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, Radio Idola Semarang berdiskusi dengan beberapa narasumber, yakni: Syafuan Rozi (Pengamat Politik dari Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI) dan Letjen (Purn) Kiki Syahnakri (Ketua Umum PP TNI AD). (Heri CS)

Berikut diskusinya:

Artikel sebelumnyaMasyarakat Banyak Gunakan Medsos Untuk Sampaikan Keluhan Publik ke Pemerintah
Artikel selanjutnyaRefleksi Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Jawa Tengah, Bagaimana Mewujudkan Perekomian yang Tangguh untuk Menopang Perekonomian Nasional?