Asita Jateng Sebut Destinasi Wisata Gratis Akan Ramai Dikunjungi di Masa Transisi

Semarang, Idola 92,6 FM-Sejumlah obyek wisata mulai bersiap menyambut para wisatawan di masa transisi pandemi, dan telah menyiapkan protokol kesehatan. Asita Jawa Tengah menyebutkan, obyek wisata yang bakal ramai adalah destinasi wisata gratis dan sifatnya outdoor.

Ketua Asita Jateng Joko Suratno mengatakan beberapa tempat wisata di provinsi ini, memang masih banyak yang tutup dan belum melakukan persiapan menyambut wisatawan. Hal itu juga didukung belum dibukanya tempat penginapan, maupun restoran-restoran di sekitar destinasi wisata.

Menurutnya, di masa transisi dengan pelonggaran-pelonggaran yang diberikan ini akan dimanfaatkan pelaku wisata membuat paket wisata kreatif. Namun, tetap mengedukasi masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan.

Joko menjelaskan, di masa transisi pandemi ini dirinya memerkirakan yang bakalan booming pertama adalah tempat wisata di alam atau ruang terbuka. Misalnya di Kota Lama Semarang, atau di sekitar pantai. Bahkan, wisatawan yang datang merupakan wisatawan lokal dan tidak jauh tempat tinggalnya.

“Salah satu contohnya adalah, ada produk keliling kota ke Yogya misalnya. Dengan paket yang kita tidak mengambil margin, yang penting gerak dulu. Di dalam bis sudah sesuai dengan protokol kesehatan, dan destinasi wisata yang kita kunjungi juga sama betul-betul boleh dikunjungi. Nanti kalau semua tempat wisata boleh dibuka, yang booming pertama adalah yang gratis. Atau, tempat wisata yang sifatnya outdoor dan tiketnya murah,” kata Joko, Jumat (10/7).

Joko lebih lanjut menjelaskan, setiap destinasi wisata harus sudah siap dengan sarana prasaran pendukung protokol kesehatan. Bahkan, pengelola wisata dan pemerintah daerah harus saling berkoordinasi untuk menjaga jangan sampai menjadi klaster baru penularan COVID-19.

“Yang bakal susah adalah mengontrol wisatawan itu tidak berkerumum. Ini menjadi catatan bagi pengelola tempat wisata dan pemerintah daerah, bagaimana mengatur jaraknya,” pungkasnya. (Budi aris)

Artikel sebelumnyaASN Pemegang Jabatan Tinggi Paling Rentan Terseret Kepentingan dalam Pilkada. Apa Antisipasi yang Perlu Dilakukan?
Artikel selanjutnyaPemprov Jateng Komunikasi Dengan TNI Soal Polemik Pemkot Magelang dan Akmil