Bagaimana Keluar dari Krisis Natuna?

Laut Natuna

Semarang, Idola 92.6 FM – Klaim sepihak China atas Laut China Selatan berdasarkan argumen historis jauh sebelum insiden pelanggaran wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna telah menimbulkan ketegangan dengan beberapa negara ASEAN. Setidaknya China telah beberapa kali terlibat ketegangan menyangkut persoalan klaim kedaulatan di Laut China Selatan dengan melibatkan Vietnam, Malaysia, Brunei dan Filipina. Bicara komponen historis, kita ketahui China memiliki sejarah peradaban yang panjang.

Menghadapi masuknya kapal-kapal nelayan dan kapal Pemerintah China di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara, Pemerintah RI mengambil sikap tegas nonkompromi. Indonesia juga akan mengedepankan penegakan hukum serta pendekatan kehadiran yang lebih intensif, baik lewat kapal patrol maupun kapal nelayan.

Lantas, bagaimana keluar dari krisis Natuna? Apa sesungguhnya akar problem krisis Natuna antara Indonesia dan China kerapkali mengemuka? Guna mengulas persoalan ini, Radio Idola Semarang mewawancara Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana. (Heri CS)

Berikut wawancaranya:

Artikel sebelumnyaBagaimana Menjaga Optimisme di Tengah Tekanan Ancaman Resesi Global?
Artikel selanjutnyaHujan Deras, Pemprov Minta Warga Sekitar Merapi Waspadai Guguran Lahar

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini