Layanan Pesan Antar BBM Pertamina Naik 40 Persen Selama Pandemi

Petugas Pertamina Delivery Service
Petugas Pertamina Delivery Service saat mengantar BBM pesanan pelanggan.

Semarang, Idola 92,6 FM – Selama masa pandemi dan adanya imbauan untuk di rumah, membuat permintaan akan bahan bakar minyak (BBM) mengalami peningkatan. Tercatat, setiap harinya ada 3-4 kali permintaan pengantaran BBM ke rumah pelanggan atau lokasi lain.

Senior Supervisor Communication & Relations Pertamina MOR IV Arya Yusa Dwicandra mengatakan layanan pesan antar pembelian produk Pertamina selama masa wabah COVID-19 ini, mengalami peningkatan di banding sebelum mewabah virus Korona. Sehingga, pihaknya terus mengoptimalkan layanan pesan antar atau Pertamina Delivery Sercive (PDS).

Arya menjelaskan, PDS merupakan inovasi dari Pertamina yang bisa didapatkan para pelanggan dengan menghubungi call center Pertamina di 135 atau nomor Whatsapp di 081-135-0135. Dengan adanya tambahan nomor Whatsapp ini, akan semakin memudahkan pelanggan mendapatkan produk dari Pertamina.

Menurutnya, saat pelanggan menghubungi call center ataupun nomor Whatsapp PDS, maka kurir PDS akan segera mengantarkan pesanan pelanggan.

“Saat ini karena Pertamina sudah memiliki layanan pesan antar atau Pertamina Delivery Service, sehingga layanan ini meningkat 40 perse. Biasanya, layanan ini rata-rata 1-2 kali permintaan per hari. Saat ini, meningkat 3-4 kali permintaan per hari. Di akhir pekan, naik hingga delapan kali permintaan per hari. Produk Pertamina yang bisa didapatkan melalui layanan pesan antara atau delivery service ini di antaranya untuk BBM Pertamax Series atau Dex Series. Serta untuk produk elpiji adalah Bright Gas ukuran 5,5 kilogram,” kata Arya, Senin (20/4).

Lebih lanjut Arya menjelaskan, setiap kurir PDS yang mengantarkan pesanan pelanggan sudah dijamin keamanannya. Sehingga, para pelanggan tidak perlu khawatir soal keamanan dan kebersihan.

“Bagi pelanggan yang belum terjangkau layanan PDS, bisa mencari lokasi SPBU terdekat melalui aplikasi MyPertamina,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaBelajar Penanganan Covid-19 dari Negara-negara yang Dipimpin Perempuan
Artikel selanjutnyaPemprov Pastikan Stok Pangan di Jateng Masih Aman

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini