Mengenal Sandi Octa Susila, Petani Milenial dari Kabupaten Cianjur

Sandi Octa Susila
Sandi Octa Susila, Petani Milenial dari Kabupaten Cianjur. (Photo: dok Sandi)

Semarang, Idola 92.6 FM – Pada usia yang relatif masih muda, sosok satu ini sudah mengelola 120 hektar tanah pertanian. Garapan tanah itu secara bertahap meraup omzet dari awal Rp500 juta hingga bisa mencapai Rp800 juta per bulan.

Dia adalah Sandi Octa Susila atau akrab disapa Kang Sandi, Petani Milenial dari Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Perjalanan Sandi menjadi petani tak lepas dari perjalanan studi di IPB jurusan S1 Agronomi dan Holtikultura serta S2 untuk Master Manajemen Agribisnis (MMB). Awalnya Sandi yang hanya mengkoordinasi 10 petani, kemudian bertambah menjadi 20 petani. Kini bahkan sudah mencapai 385 petani dengan 141 produk yang dikelola.

Dalam upaya mengembangkan sayap usaha, Sandi kini menambah variasi produk tidak hanya sayuran namun juga sembako, buah, dan daging melalui kemitraan dengan petani dan peternak berbagai daerah yang menjadi pusat produksi.

Sandi Octa Susila
Sandi Octa Susila. (Photo: agronet.co.id)

Kini, Sandi mengelola 4 instansi maupun perusahaan pertanian sekaligus yaitu; Perusahaan Mitra Tani Parahyangan, Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S), Kelompok Tani Mitra Tani Parahyangan, dan PT. Bumi Parahyangan Investama. Untuk perusahaan Mitra Tani Parahyangan sendiri saat ini sudah menyuplai hasil tani ke 25 hotel di Cianjur, Bogor, dan sekitarnya. Atas dedikasi di bidang pertanian, Kang Sandi tahun 2020 dinobatkan menjadi Duta Petani Milenial Kementerian Pertanian dalam Kick Andy Heroes 2020.

Selengkapnya mengenai kiprah Kang Sandi dengan pertanian yang digelutinya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang dengan Sandi Octa Susila, Petani Milenial dari Kabupaten Cianjur Jawa Barat. (yes/ her)

Dengarkan podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaEnam Wisatawan Terkonfirmasi COVID-19
Artikel selanjutnyaBelajar Memaknai Peristiwa Boikot Prancis

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini