Peringati May Day, Buruh Diminta Buat Sesuatu Yang Kreatif

Hari Buruh Internasional

Semarang, Idola 92,6 FM – Hari ini bertepatan dengan Peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day. Sehingga, Pemprov Jawa Tengah meminta kepada kalangan serikat pekerja atau buruh di provinsi ini bisa mengisinya dengan kegiatan kreatif tanpa mengumpulkan massa.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan untuk peringatan May Day, bisa dilakukan secara virtual dengan perwakilan serikat pekerja atau buruh dari berbagai tempat di Jateng. Apabila ingin menyampaikan aspirasi atau tuntutan kepada pemerintah, bisa dilakukan secara tertulis untuk diberikan ke salah satu perwakilan ke pemerintah.

Ganjar menjelaskan, pemerintah mengajak kepada kalangan pekerja atau buruh di Jateng saling bahu membahu menangani pandemi bersama. Pemprov akan mendukung pekerja atau buruh, melalui pemberian santunan terhadap pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Musrenbangnas 2020 lewat video conference
Gubernur Ganjar Pranowo meminta butuh di Jateng rayakan May Day dengan acara sederhana tanpa Berkerumun.

“Saya berharap teman-teman buruh, merayakan dengan sesuatu yang kreatif tidak mengumpulkan massa. Sehingga, saya meminta tidak ada kerumunan massa yang banyak. Bisa dirayakan secara virtual. Kami sendiri dari pemprov, akan mendatangi empat tempat. Di Kota Semarang, Kabupaten Grobogan, Boyolali dan Demak untuk kita bisa memberikan bantuan kepada kawan-kawan yang terkena PHK. Ini bentuk perhatian pemerintah kepada mereka,” kata Ganjar, Jumat (1/5).

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, pemprov akan menjamin kebutuhan logistik para pekerja yang dirumahkan atau di-PHK tercukupi selama bulan Ramadan. Sehingga, tidak terjadi gejolak atau kesulitan di dalam memenuhi kebutuhan hidup.

“Kawan-kawan yang dirumahkan atau di-PHK, kami dari pemerintah akan memberikan bantuan. Ini sebagai bentuk kepedulian kepada para buruh, yang saat ini terkena dampak COVID-19. Mudah-mudahan, bantuan yang diberikan bisa meringankan beban kawan-kawan,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaKota Semarang Diprediksi Jadi Episentrum Baru COVID-19, Pemprov Jateng Minta Pemkot Lebih Tegas Lagi
Artikel selanjutnyaPemprov Usul Pendapatan Pejabat Dipotong 50 Persen Untuk Penanganan Pandemi

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini