Pertamina Jamin Pasokan BBM ke Pekalongan Tetap Normal

Armada Mobil Tangki Pertamina
Armada Mobil Tangki Pertamina saat melakukan perjalanan suplai BBM dari TBBM Pengapon Semarang.

Semarang, Idola 92,6 FM – Kota Pekalongan yang hampir 80 persen wilayahnya terendam banjir, membuat aktivitas warga terganggu. Karena, 1.073 jiwa mengungsi ke sejumlah lokasi yang tidak terdampak banjir.

Senior Supervisor Communication and Relations Pertamina MOR IV Arya Yusa Candra mengatakan banjir yang menggenangi wilayah Kota Pekalongan dalam beberapa hari kemarin, memang memberikan dampak kepada aktivitas warga. Namun, banjir belum sampai mengganggu suplai bahan bakar minyak (BBM) maupun elpiji dari Pertamina ke wilayah terdampak.

Menurutnya, 25 titik SPBU yang ada di Kota Pekalongan tidak terganggu dan masih melakukan aktivitas penyaluran BBM maupun elpiji.

Arya menjelaskan, untuk wilayah Kota Pekalongan dan sekitarnya total penyaluran BBM jenis Gasoline per harinya mencapai kurang lebih 371 Kilo Liter (KL). Sedangkan BBM jenis Gasoil, penyaluran per harinya mencapai kurang lebih 99,5 KL.

“Untuk pelayanan Pertamina terkait BBM dan elpiji di wilayah Pekalongan, saat ini informasi terakhirnya penyaluran berjalan normal. Baik itu penyaluran BBM maupun elpiji. Total seluruh SPBU kami di Pekalongan sebanyak 25 titik, dan tersalurkan normal. Jadi, BBM Pertamax Series dan Pertalite disalurkan kurang lebih 371 KL dan BBM Gasoil itu kurang lebih 99,5 KL per hari. Total ada 470 KL per hari yang kita salurkan,” kata Arya di sela diskusi dengan media, Kamis (27/2).

Lebih lanjut Arya menjelaskan, armada mobil tangki (AMT) yang dimiliki Pertamina dari TBBM Pengapon Semarang maupun dari Tegal masih bisa menyuplai kebutuhan BBM ke wilayah Kota Pekalongan. Sebab, genangan banjir juga tidak terlalu dalam dan masih bisa dilalui.

Sementara, jelas Arya, suplai elpiji dari pangkalan yang terdampak banjir dialihkan ke pangkalan lainnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Hiswana Migas setempat, terkait dengan penyaluran elpiji kepada masyarakat.

“Ada 1.373 pangkalang di Pekalongan, dan yang terdampak kita alihkan ke pangkalan lain. Di Pekalongan total penyaluran 48.842 tabung atau 147 Metrik Ton,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnya[PhotoEvent] Idola Business Gathering Edisi Februari 2020
Artikel selanjutnyaKomisi D Minta Tim Apprasial Lakukan Pendekatan Persuasif ke Pemilik Tanah

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini