Menteri BUMN Targetkan Vaksinasi Sektor BUMN 2 Bulan Selesai

Menteri BUMN Erick Thohir
Menteri BUMN Erick Thohir. (Photo: bisnis.com)

Semarang, Idola 92,6 FM – Pelaksanaan vaksinasi bagi pelayan publik di sektor BUMN, akan diselesaikan dalam waktu dua bulan. Kementerian BUMN sudah membuat skema pelaksanaan kegiatan, dan akan mengikutsertakan orang lanjut usia sesuai kuota vaksin.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pihaknya menggandeng Kementerian Kesehatan dan juga Pemprov Jawa Tengah, untuk melakukan vaksinasi kepada seluruh pekerja BUMN yang ada di wilayah Jateng. Pernyataan itu dikatakannya di sela mengunjungi sentra vaksinasi BUMN di Kompleks PRPP Semarang, Minggu (21/3).

Erick menjelaskan, sentra vaksinasi yang ada di Jateng ini sebagai bagian dari percepatan program vaksinasi kepada pelayan publik sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo. Tidak hanya bagi pekerja BUMN saja, tetapi juga melibatkan para lansia yang belum menerima vaksinasi.

Menteri BUMN Erick Thohir
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) didampingi Gubernur Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kompleks PRPP, Minggu (21/3).

Menurut Erick, sentra vaksinasi yang ada di Kota Semarang bisa menyelesaikan lima ribuan lansia.

“Seperti yang sudah saya sampaikan bahwa lansianya tidak hanya untuk BUMN. Pak wali kota menyampaikan, untuk lansia yang ada di Semarang kurang lebih 194 ribu. Insya Allah kalau dua bulan ini bisa selesai semuanya. Nanti kita minta dukungan pak wali kota. Jadi, kalau lansia itu terbuka bukan hanya untuk BUMN, tetapi untuk garda terdepan. Kita prioritaskan BUMN,” kata Erick.

Lebih lanjut Erick menjelaskan, pihaknya akan menggandeng lebih banyak pemerintah daerah dalam sentra vaksinasi BUMN. Sehingga, semakin banyak juga lansia juga mendapatkan vaksinasi.

“Tadi pak gubernur menyampaikan kalau tidak hanya di Semarang saja, bisa membuka sentra vaksinasi di Kota Solo dan Banyumas. Tinggal daerah menyiapkan saja target yang akan divaksin,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaJawaban Indo Premier Soal Teguran BEI Tentang Laporan MKBD
Artikel selanjutnyaPertamina Dukung Program Vaksinasi Guna Pemulihan Ekonomi