Wali Kota Solo Gandeng Pimpinan Solo Raya Selesaikan Masalah Bermasalah

Gibran Rakabuming Raka
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka saat beraudiensi dengan Gubernur Ganjar Pranowo di Puri Gedeh, Jumat (19/3).

Semarang, Idola 92,6 FM – Wali Kota Surakarta mengajak seluruh kepala daerah di wilayah Solo Raya, untuk bersama menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Sehingga, kolaborasi dan sinergitas diperlukan untuk penyelesaian persoalan di Solo Raya.

Wali Kota Gribran Rakabuming Raka mengatakan sejumlah persoalan yang terjadi di Solo Raya, bisa diselesaikan dengan kolaborasi dengan seluruh kepala daerah terkait. Pernyataan itu dikatakannya usai bertemu Gubernur Ganjar Pranowo di Puri Gedeh, Jumat (19/3).

Gibran menjelaskan, diperlukan kerja sama dalam membantu dan menyelesaikan persoalan di kawasan Solo Raya. Karena, persoalan yang ada di Kabupaten Sukoharjo atau Sragen misalnya juga akan menjadi masalah di seluruh wilayah Solo Raya.

Oleh karena itu, dalam menyusun program kerja yang dimasukkan ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surakarta dirinya juga mengikutsertakan koordinasi antarwilayah guna pembangunan di Solo Raya bisa sejalan.

“Kerja sama Solo Raya ini kan penting sekali. Masalah di Sukoharjo itu masalah di Solo juga, ini masalah bersama dan diselesaikan bersama. Misalnya yang di Makam Haji ada underpass yang bermasalah, itu juga nanti impact-nya ke Solo. Jadi yang terpengaruh juga warga Solo. Ini masalah-masalah yang memang harus diselesaikan bersama. Makanya konektivitas sinergi Solo Raya itu penting sekali. Mulai sekarang semua masalah diselesaikan bersama, karena Solo Raya ini saling bergandengan tangan,” kata Gibran.

Lebih lanjut Gibran juga mengajak seluruh kepala daerah di Solo Raya, saling menyamakan persepsi pembangunan wilayah untuk konektivitas antarwilayah. Salah satunya adalah rencana pengembangan moda kereta api, yang nantinya akan menghubungkan seluruh daerah di Solo Raya.

“Penambahan koridor BRT ke wilayah-wilayah Solo Raya, terus ada KRL yang akan disiapkan. Sehingga, konektivitas dan jangkauan masyarakat menjadi jauh lebih luas. (Bud)

Artikel sebelumnyaSiswa di Salatiga Antusias Sambut Wacana Sekolah Tatap Muka
Artikel selanjutnyaSeniman di Jateng Cari Kesepakatan Manggung Sesuai Prokes

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini