Apa yang Salah dengan Pembangunan Infrastruktur, Kalau selama ini Biaya Logistik yang Tinggi, Membebani Daya Saing Kita?

Biaya Tinggi
Ilustrasi/Istimewa

Semarang, Idola 92.6 FM – Kemampuan dalam berdaya saing tinggi, merupakan kunci dalam menempatkan Indonesia sebagai negara maju sekaligus mewujudkan kemakmuran bangsa. Daya saing yang tinggi akan menjadikan Indonesia siap menghadapi tantangan-tantangan global dan mampu memanfaatkan peluang yang ada.

Untuk memperkuat daya saing bangsa, maka pembangunan nasional dalam jangka panjang, salah satunya diarahkan untuk membangun infrastruktur. Upaya itu diharapkan dapat mendorong konektivitas antar wilayah sehingga dapat mempercepat dan memperluas pembangunan ekonomi Indonesia.

Namun, baru-baru ini, gencarnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintahan Presiden Joko Widodo mendapat kritik dari politisi Partai Demokrat. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyinggung, bahwa pemerintah saat ini hanya menggalakkan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, pembangunan infrastruktur memang penting. Namun, tak seharusnya seluruh anggaran negara dipakai untuk program tersebut.

AHY melanjutkan, infrastruktur memang krusial. Namun, pemerintah tidak boleh melupakan prioritas untuk mengentaskan kemiskinan dan pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, negara semestinya hadir untuk memberikan kesejahteraan buat rakyatnya.

Lantas, apa yang salah jika Pembangunan Infrastruktur digencarkan guna menurunkan tingginya biaya Logistik, yang membebani daya saing Kita?

Untuk memperoleh gambaran atas persoalan ini, radio Idola Semarang berdiskusi dengan narasumber Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Eko Listiyanto. (her/yes/ao)

Simak podcast diskusinya:

Artikel sebelumnyaMengenal Ferry Efendi, Dosen Keperawatan Unair yang Masuk Daftar World’s Top 2% Scientist 2022
Artikel selanjutnyaMengenal Manfaat Nipah bersama Indah Widiastuti
Editor In Chief Radio Idola Semarang.