Berawal Dari Iseng, Kini Aan Raup Cuan Lewat Kerajinan Artifisial

Giant Flower
Pekerja Giant Flower sedang serius membuat bunga artifisial.

Semarang, Idola 92,6 FM – Mengawali keisengan membuat bunga tiruan atau artifisial, pasangan suami istri dari Kebumen bisa meraup untung ratusan ribu hingga juta rupiah tiap bulannya. Usaha itu mulai digeluti sejak pandemi, hanya berdasarkan melihat dari sosial media.

Pemilik Giant Flower Indonesia Aan Supatmo warga Desa Sidoagung di Kecamatan Sruweng itu mengatakan dirinya bersama istri menggeluti kerajinan bunga artifisial, khusus bunga dekorasi rumah dan dekorasi pengantin. Ternyata, produk buatannya itu mampu diterima masyarakat. Hal itu dikatakan saat ditemui di rumahnya, baru-baru ini.

Aan menjelaskan, dari usaha kerajinan bunga tiruan itu ternyata mampu berkembang dan bisa menyediakan lapangan pekerjaan bagi tetangga sekitarnya. Saat ini, sudah ada enam orang yang bekerja di tempatnya.

Menurut Aan, tidak jarang jika pesanan datang cukup banyak dirinya melibatkan ibu-ibu tetangga sekitar untuk membantu.

“Pemasaran kami selama ini hanya area Jawa Tengah, pada awal berusaha. Sekarang sudah bisa ke luar Jawa Tengah bahkan luar Jawa, dan Alhamdulillah sudah bisa ke luar negeri. Kami sempat mengirim ke Hong Kong, itu kerja sama dengan tenaga kerja yang ada di sana. Pada saat memulai usaha ini karena iseng, dan belajar dari sosial media. Awalnya semua kami kerjakan sendiri, saya bersama istri. Setelah banyak permintaan, baru kami libatkan ibu-ibu sekitar rumah,” kata Aan.

Lebih lanjut Aan menjelaskan, produknya dibuat mulai dari kerajinan bunga spon api atau eva foam. Kemudian dibuat menjadi bunga dekorasi rumah maupun dekorasi pengantin, hingga bunga tiruan menggunakan bahan kain organza.

“Untuk harga disesuaikan dengan ukurannya. Ukuran kecil, biasanya Rp200 ribu, dan yang paling besar bisa Rp1 juta atau lebih,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaMalaysia Siap Garap Potensi Energi Hijau di Jateng
Artikel selanjutnyaMengenal Adi Sucipto, Pejuang Lingkungan di Pesisir Kertomulyo Pati
Wartawan senior Radio Idola Semarang.