Cerita Bahagia Perantau Ikut Mudik Gratis

Program mudik gratis
Gubernur Ganjar Pranowo menyapa pemudik yang ikut program mudik gratis menggunakan bus dari TMII Jakarta.

Semarang, Idola 92,6 FM – Pemprov Jawa Tengah menyediakan bus mudik gratis maupun kereta api bagi perantau di Jakarta, yang akan pulang ke kampung halaman saat Lebaran. Banyak cerita bahagia dari warga perantau yang ikut program mudik gratis, karena setelah dua tahun akibat pandemi ada larangan melakukan perjalanan selama Lebaran.

Adalah Nining Wahyuni tidak bisa menyembunyikan rasa senang dan bahagia bisa pulang ke kampung halamannya. Sebab, sudah tahun ini dirinya dan keluarga tidak bisa mudik bertemu orang tua serta sanak saudara di Purwokerto.

Menurutnya, program mudik gratis diakuinya membantu masyarakat di perantauan. Sebab, saat Lebaran ini harga tiket bus sudah dianggap terlalu mahal.

“Sangat membantu warga-warga ya, karena sekarang tiket bus mahal. Satu orang itu Rp300 ribu, padahal saya sekeluarga ada lima orang. Itu baru buat jalannya, belum ongkosnya di sana,” kata Nining.

Hal senada juga dikatakan Aldi Bagus Saputra, karena program mudik dari Pemprov Jateng bisa menghemat biaya transportasi warga saat mudik ke kampung halaman. Dirinya sengaja memilih program mudik gratis dengan kereta api, karena dianggap lebih nyaman.

“Lebih nyaman karena istri saya lagi hamil. Jadi lebih leluasa saja. Ini saya pulang mudik ke Brebes. Biasanya, tiket dari Jakarta ke Brebes kalau naik kereta itu Rp300 ribu,” ucap Aldi.

Cerita soal ongkos tiket Lebaran mahal juga disampaikan Ahmad Wahid, warga Kabupaten Rembang yang ikut program mudik gratis dari Pemprov Jateng. Sehingga, saat ada informasi program mudik gratis dirinya langsung mendaftar.

“Ongkos mudik sangat mahal mas, dan Alhamdulillah bisa mudik secara gratis. Biasanya ongkosnya bisa sampai Rp540 ribu, kalau di tanggal dekat Lebaran seperti ini mas. Ini sudah dua tahun tidak bisa mudik mas,” ujar Ahmad.

Diketahui, Pemprov Jateng menyediakan 126 bus dan empat gerbong kereta api untuk mengantar perantau pulang ke kampung halaman saat Lebaran. Tercatat, ada 5.748 pemudik yang menumpang bus gratis dari TMII Jakarta. Sedangkan yang memilih menggunakan kereta api, ada 320 pemudik dan diangkut KA Tawang Jaya Premium Jakarta-Semarang. (Bud)

Artikel sebelumnyaOmbudsman Masih Temukan Pelanggaran Prokes di Pelaksanaan Pengamanan Arus Mudik Lebaran
Artikel selanjutnyaBaznas Jateng Jadi Percontohan Nasional

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini