Cerita Pengguna Yang Pertama Lewat Tol Semarang-Demak

Gerbang Tol Sayung
Penampakan Gerbang Tol Sayung di ruas jalan tol Semarang-Demak.

Semarang, Idola 92,6 FM – Ruas jalan tol Semarang-Demak seksi dua yang berada di Kabupaten Demak, dioperasikan fungsional untuk mengurangi kemacetan di jalur pantura karena perbaikan jembatan Wonokerto.

Saat ditemui lepas dari pintu tol Sayung, Dhea warga Kabupaten Jepara mengaku senang bisa melewati jalan tol Semarang-Demak untuk kali pertama.

Dhea bersama keluarga yang menumpang sebuah mobil jenis multi purpose vehicle (MPV) itu mengaku nyaman, karena tidak harus bermacet lagi saat akan melintas di pantura Demak. Dhea sengaja pergi pagi, untuk menghindari kemacetan dan tidak terlalu lama di jalan.

Ternyata, saat melintas di jalan lingkar Demak ada arahan masuk tol Semarang-Demak bagi yang ingin ke Semarang.

“Enak ini lebih cepat dan enggak macet juga. Biasanya kalau dari Jepara ke Semarang tiga jam, pas kondisi macet di Demak. Ini dengan lewat tol jadi lebih cepat jalannya,” kata Dhea.

Pengguna kendaraan lain, Arifin juga mengaku baru tahu jalan tol Semarang-Demak sudah dibuka sementara. Warga Kalikondang Kecamatan Buyaran ini, biasanya jika akan ke Semarang melalui jalur pantura.

Arifin mengaku akan mengirim barang ke Pasar Ungaran, dan setelah lewat jalan tol Semarang-Demak menjadi lebih cepat.

“Kalau lewat tol ini yang paling setengah jam waktu tempuhnya, dari Demak bisa sampai Semarang. Sekarang lewat tol jadi nyaman dan enak gitu,” ujar Arifin.

Lain lagi komentar Widodo, warga Kabupaten Pati yang akan menuju Semarang dan sudah merasakan nyamannya jalan tol Semarang-Demak. Sebelum jalan tol Semarang-Demak dibuka darurat untuk mengurai kemacetan di jalur pantura karena perbaikan jembatan Wonokerto, dirinya mengaku pusing terlalu lama berada di jalan karena macet.

Menurutnya, dengan melalui jalan tol Semarang-Demak meski baru dibuka sebagian sudah mengurangi satu jam perjalanan.

“Dengan tol ini sudah dibuka mengurangi macet di jalur pantura dan memangkas waktu juga. Harapan saya, jalan tol Semarang-Demak ini segera dibuka penuh, biar enggak capek di jalan karena macet,” ucap Widodo.

Diketahui, jalan tol Semarang-Demak seksi dua yang melintas Sayung-Kadilangu-Demak itu dibuka secara fungsional pada Sabtu (12/11) kemarin.

Ruas tol sepanjang 16,31 kilometer itu dibuka atas permintaan Gubernur Ganjar Pranowo, merespon keluhan masyarakat karena kemacetan di jalur pantura Demak akibat perbaikan jembatan Wonokerto. (Bud)

Artikel sebelumnyaTren Gluten Free Meningkat Sebagai Gaya Hidup Sehat Yang Diterapkan Masyarakat
Artikel selanjutnyaMengenal Inovasi Boneka Geometri karya tim Mahasiswa UM Surabaya
Wartawan senior Radio Idola Semarang.