Mengenal Ananda Buddhisuharto, Founder Sekolah Hidup Indonesia

Ananda Buddhisuharto
Ananda Buddhisuharto Founder Sekolah Hidup Indonesia. (Photo dok Ananda)

Bandung, Idola 92.6 FM – Demi meningkatkan kapasitas dan karakter penyapu jalanan, Ananda Buddhisuharto mendirikan Sekolah Hidup Indonesia (SHI). Didirikan pada 2010 di Bandung Jawa Barat, sekolah ini mendidik penyapu jalanan dengan membekali materi seputar pembangunan karakter mulai dari aspek siap kerja, disiplin waktu, perilaku saat bertugas hingga cara berinteraksi secara sosial.

Tak ketinggalan cara berpakaian, berpenampilan, dan menyapa warga. Pria yang berlatar belakang guru ini, blusukan pada saat orang lain terlelap tidur untuk memastikan ruas jalan dan trotoar di jantung Kota Bandung, bersih serta nyaman bagi warga untuk beraktivitas. Ananda menyadari, salah satu factor utama yang membuat orang nyaman berwisata di kota “Paris Van Java” ini ialah suasana asri dan area yang dikunjungi bersih termasuk pusat belanja dan kuliner.

Ananda lahir dan tumbuh kembang di Semarang Jawa Tengah. Tapi dia memilih meninggalkan Semarang untuk mengejar mimpinya ke Bandung Jawa Barat. Ia selalu mendorong penyapu jalan di Bandung mensyukuri upah mereka yang sudah di atas rata-rata upah minimum kabupaten/kota (UMK) antara Rp 3,7-3,9 juta.

Hingga kini, Ananda dan teman-temannya eks SMA Kolese Loyola Semarang terus menularkan spirit bagi penyapu jalan di Bandung, yang jumlahnya sekitar 1.300 orang. Tak hanya itu, Ananda dipercaya oleh beberapa perguruan tinggi untuk mengajar bidang komunikasi dan kepribadian seperti Fakultas ilmu komunikasi Universitas Padjadjaran dan sekolah Bisnis Manajemen ITB. Lembaga pendidikan militer pun memberinya kesempatan menjadi instruktur pembinaan mental karakter, termasuk membagikan pengalaman public speaking.

Ananda Buddhisuharto lahir di Semarang, 11 Maret 1967. Suami dari Sandra (53) ini dikaruniai buah hati: Fiansa (25) dan Karina (22). Pendidikan: SMA Kolese Loyola Semarang (1985). Aktivitas: Mengelola Sekolah Hidup Indonesia (2010-sekarang), Guru SMP-SMA St Aloysius Bandung (1988-1994), Guru SMA Trinitas Bandung (1989-1996), Guru SMA St Angela Bandung (1992-1999), Dosen Praktisi di Program D-3 Fikom Unpad (2002-2007), Dosen Tamu di SBM-ITB (2006-2009), dan Mentor di MBA-CCE ITB (2011-2013).

Selengkapnya berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Ananda Buddhisuharto, Founder Sekolah Hidup Indonesia (SHI) di Bandung. (yes/her)

Simak podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaIronis, orang Indonesia doyan membuang makanan, tetapi banyak balitanya yang mengalami gizi buruk
Artikel selanjutnyaBandara Ahmad Yani Semarang Terapkan Aturan Baru Soal Perjalanan Udara
Jurnalis senior dan gate keeper Radio Idola Semarang