Okupansi Hotel Naik Selama Pelonggaran PPKM 2021

BPS Jawa Tengah

Semarang, Idola 92,6 FM – BPS Jawa Tengah mencatat, pelonggaran kebijakan PPKM yang diterapkan pemerintah menjelang akhir tahun kemarin berimbas pada kenaikan permintaan sejumlah kamar hotel berbintang. Pada November 2021 kemarin, mengalami kenaikan sebesar 2,16 persen dibanding bulan sebelumnya.

Kepala BPS Jateng Adhi Wiriana mengatakan menjelang akhir tahun, pemerintah mulai melonggarkan sejumlah peraturan dan kebijakan terkait PPKM yang mengatur mobilitas masyarakat. Hal itu berdampak baik terhadap sektor pariwisata, karena terbukti banyak masyarakat mulai menggunakan waktu untuk mengunjungi tempat-tempat wisata. Pernyataan itu dikatakan melalui kanal YouTube BPS Jateng, belum lama ini.

Adhi menjelaskan, dengan adanya pelonggaran kebijakan yang diberikan pemerintah itu berdampak baik bagi dunia perhotelan di wilayah Jateng. Banyak hotel bintang dua hingga bintang lima di Jateng, kebanjiran tamu menginap yang datang dari sejumlah kota di luar Jateng.

Menurut Adhi, apabila dihitung dari rerata lama menginap para tamu hotel bintang pada November 2021 juga mengalami kenaikan 0,04 poin dari bulan sebelumnya.

“Dengan adanya pelonggaran PSBB maupun PPKM pada bulan November 2021, terjadi kenaikan tingkat hunian kamar hotel. Ini berita menggembirakan, karena naik 2,16 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Tingkat hunian tertinggi pada hotel bintang empat mencapai 54,66 persen, dan terendah pada bintang satu yang hanya mencapai 24,67 persen,” kata Adhi.

Lebih lanjut Adhi menjelaskan, kebanyakan tamu menginap merupakan wisatawan domestik yang berasal dari wilayah Jateng atau luar Jateng. Sedangkan wisatawan mancanegara belum ada, karena memang kebijakan dari pemerintah pusat masih menutup pintu kedatangan dari luar negeri.

“Pemerintah pusat masih menutup bagi wisatawan mancanegara, terutama negara-negara yang biasanya menyumbang banyak wisatawan tidak diperbolehkan masuk karena alasan kesehatan. Misalnya dari Singapura dan Malaysia, yang paling banyak berkunjung ke wilayah Jateng. (Bud)

Artikel sebelumnyaDinkes Jateng Sebut Kasus Omicron Belum Terdeteksi
Artikel selanjutnyaKalangan Developer Dorong Insentif PPN Property Dilanjutkan