Belajar Inovasi Lingkungan dan Kehutanan, Kementerian LHK Berguru ke Jateng

Sekda Sumarno
Sekda Sumarno saat menerima kunjungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Semarang, Idola 92,6 FM-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) mengajak 38 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), studi lapangan ke Pemprov Jawa Tengah.

Sebab, inovasi-inovasi di bidang lingkungan dan kehutanan yang dilakukan Jateng menarik perhatian Kementerian LHK.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Sumber Daya Manusia Kementerian LHK Kusdamayanti mengatakan puluhan peserta PKA dari sejumlah daerah di Indonesia itu, belajar inovasi perencanaan dan kegiatan yang sudah dikerjakan Pemprov Jateng. Pernyataan itu dikatakan saat ditemui di kantor gubernuran, belum lama ini.

Kusdamayanti menjelaskan, kegiatan studi lapangan bertujuan memfasilitasi peserta untuk belajar berbagai inovasi di Jateng.

Harapannya, program yang dilakukan Pemprov Jateng bisa menjadi inspirasi dalam membuat aksi perubahan dan diterapkan di unit kerja masing-masing.

“Ini dalam rangka memperkaya wawasan para peserta. Nantinya, para peserta akan menyusun aksi perubahan yang hasilnya akan diseminarkan,” kata Kusdamayanti.

Sementara Sekda Jateng Sumarno menambahkan, pemprov telah melakukan banyak inovasi di bidang lingkungan dan kehutanan.

Salah satunya, inovasi pemanfaatan lahan kritis yang bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kerja samanya berupa program pemanfaatan sedimentasi laut di Pantai Moro Demak untuk merevitalisasi fungsi sosial, ekonomi, bakau, tambak, pariwisata dan sebagainya.

Menurutnya, yang terbaru adalah program Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 kerja sama dengan Kementerian LHK.

“Pemprov Jawa Tengah konsentrasi pada masalah lingkungan dan kehutanan. Ini dibuktikan melalui asesmen bersama terhadap perizinan usaha. Semua pihak mulai pemerintah, masyarakat maupun perusahaan atau stakeholder terkait harus terlibat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ucap Sumarno. (Bud)