Penjualan Rumah Diharap Naik Seiring Relaksasi LTV

Semarang, Idola 92.6 FM – DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah menyambut baik kebijakan “loan to value” (LTV) terbaru tentang besaran uang muka kredit perumahan berjenjang 15-20-25 persen.

Diketahui kebijakan awal LTV, bunga kredit uang muka untuk kepemilikan rumah pertama sebesar 30 persen, kedua 40 persen, dan ketiga 50 persen.

Wakil Ketua REI Jateng Bidang Promosi Humas dan Publikasi, Dibya Hidayat mengatakan, adanya penurunan bunga kredit uang muka itu diharapkan bisa meningkatkan penjualan rumah untuk seluruh tipe.

“Kami menyambut baik, karena ini akan sangat mendukung minat untuk membeli rumah. Kalau pasar properti tumbuh maka roda perekonomian juga tumbuh,” ucap Dibya saat pembukaan REI Ekspo di Atrium Java Supermal Semarang, Rabu (7/9).

Di samping itu, kata dia, relaksasi LTV mengenai uang muka rumah tersebut tidak hanya menggeliatkan penjualan rumah pertama, akan tetapi juga meningkatkan angka investasi rumah.

“Saat ini turun lagi untuk uang muka rumah pertama 15 persen, rumah kedua 20 persen dan rumah ketiga 25 persen. Kalau untuk investasi ini lumayan,” serunya.

Oleh karena itu, dengan adanya kebijakan LTV yang baru itu, jelas Dibya, pihaknya berharap adanya peningkatan jumlah transaksi penjualan rumah pada REI Ekspo ketujuh di atrium Java Supermal Semarang.

Pameran perumahan ketujuh ini mulai berlangsung sejak 7-18 September 2016, dengan target penjualan 70 unit rumah. (Budi A/Diaz A/Heri CS)

Artikel sebelumnyaPemprov Jateng Ditawari Pupuk Organik Penghasil Jagung Jumbo
Artikel selanjutnyaPerlu Refleksi Atas Krisis Moral Ekonomi-Politik Bangsa