BI: NPL Jateng Masih Terjaga, Ekonomi Masih Stabil

Semarang, 92.6 FM-Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah Hamid Ponco Wibowo mengatakan, selama dua bulan pertama di 2017 ini menunjukkan pergerakan perekonomian di Jawa Tengah masih stabil. Salah satunya adalah angka kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) perbankan di Jawa Tengah, yang per Januari 2017 sebesar tiga persen.

Angka itu mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, sebesar 3,34 persen. Menurut Ponco, penurunan angka NPL di Jawa Tengah didorong kredit modal kerja dan kredit investasi.

Untuk kredit modal kerja, tercatat sebesar 4,04 persen menurun dibandng sebelumnya yang mencapai 4,29 persen. Sementara untuk NPL kredit investasinya, tercatat sebesar 3,22 persen atau menurun dari 4,48 persen.

Hamid menjelaskan, berdasarkan sektor ekonomi, penurunan NPL kredit di Jawa Tengah didorong sektor industri pengolahan. Yakni sebesar 3,80 persen, dari sebelumnya 5,64 persen.

“Dari sisi NPL perbankan di Jawa Tengah pada Januari 2017, tercatat tiga persen, turun dibanding sebelumnya yang di atas tiga persen. Tapi ini masih wajar dan stabil, karena batasan NPL itu kan lima persen,” kata Ponco.

Khusus untuk Loan to Deposit Rasio, lanjut Ponco, untuk kinerja perbankan di Jawa Tengah per Januari 2017 tercatat 97,30 persen. Angka itu juga mengalami penurunan dari periode sebelumnya yang mencapai 99,40 persen. Tetapi, LDR Jawa Tengah masih lebih tinggi bila dibandingkan nasional, yang hanya 90,08 persen saja. (Bud)

Artikel sebelumnyaMenyoal Wacana Parpol Masuk Dalam Komisioner KPU
Artikel selanjutnyaPlan Inisiasi Koalisi Muda Untuk Anak Perempuan