Disdikbud Jateng Sebut Sekolah di Jateng 100 Persen Siap Laksanakan UNBK 2019

Sulistyo, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah.

Semarang, Idola 92.6 FM – Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Sulistyo mengatakan, sekolah SMA sederajat di provinsi ini 100 persen siap melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Namun, hanya sekolah yang telah terakreditasi saja bisa menyelenggarakan ujian berbasis komputer tersebut.

Menurutnya,terdapat 190.878 siswa SMA dan 247.089 siswa SMK yang akan mengikuti UNBK tahun ini.

Sulistyo menjelaskan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng akan mengupayakan UNBK di tiap sekolah dalam dua sesi. Yakni pagi hari dan siang hari.

“Tahun ini SMA/SMK sudah 100 persen UNBK, kesiapan sekolah negeri maupun swasta sudah 100 persen. Listrik mati atau internet mati tidak akan menjadi hambatan, karena sekolah-sekolah kita ada yang pakai genset dan sebagainya. Jadi, Alhamdulillah yang tingkat lanjutan atas SMA/SMK ditambah MA sudah bisa laksanakan UNBK,” kata Sulistyo, Rabu (13/3).

Sulistyo lebih lanjut menjelaskan, bagi sekolah yang belum bisa menggelar ujian berbasis komputer itu bisa menginduk ke sekolah lainnya yang telah mengantongi sertifikasi. Yaitu, sekolah yang terakreditasi Badan Nasional Standarisasi Pendidikan (BNSP).

“Sekolah yang belum terakreditasi bisa nginduk ke sekolah yang dekat. Kalau yang sekolah perangkat komputernya kurang, bisa dilakukan dalam dua sesi,” jelas Sulistyo.

Diketahui, pelaksanaan UNBK tingkat SMK dilakukan pada 25-28 Maret 2019 dan tingkat SMA akan dilaksanakan pada 1,2,4 dan 8 April 2019. Pelaksanaan UNBK yang dilakukan lebih cepat, karena mendekati Pemilu 2019 dan juga ibadah puasa Ramadan. (Bud)

Artikel sebelumnyaBagaimana Mestinya Pemerintah Merespons Tragedi Jatuhnya Pesawat Boeing 737 Max-8 di Ethiopia?
Artikel selanjutnyaBagaimana Mengatasi Persoalan Pernikahan Anak Karena Ini akan Berpengaruh pada Kualitas SDM ke Depan?

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini