Anne Avantie Ajak Masyarakat Cintai Indonesia Dengan Sederhana

Anne Avantie di Puri Gedeh
Gubernur Ganjar Pranowo saat berdialog dengan Anne Avantie di Puri Gedeh, kemarin.

Semarang, Idola 92,6 FM – Desainer kondang asal Kota Semarang, Anne Avantie mengajak masyarakat mencintai Indonesia dengan cara sederhana. Namun, cara sederhana mencintai Indonesia itu mampu memberikan dampak yang luas dan mendalam.

Anne Avantie mengatakan bangsa Indonesia sekarang ini, membutuhkan rasa cinta yang sederhana dari rakyatnya. Meskipun sedang berjuang melawan pandemi COVID-19, namun diharapkan rasa cinta itu jangan sampai berkurang atau luntur.

Anne menjelaskan, menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus ini perlu ada dorongan dan inspirasi aura positif untuk meningkatkan kembali kecintaan rakyat kepada bangsa Indonesia. Tidak perlu berlebihan, tetapi cukup dengan cara yang sederhana dan bermakna.

Menurutnya, di dalam upaya berjuang melawan COVID-19 ini rasa cinta kepada bangsa Indonesia harus terus dipupuk dan bahu membahu untuk bisa lepas dari pandemi.

“Kegiatan positif yang gunanya untuk lebih memperkenalkan Jawa Tengah. Jadi saya dan Mas Helmi Yahya, membuat satu kebersamaan untuk memberikan satu energi positif yang sederhana. Memberikan satu pandangan-pandangan tentang sesuatu yang tidak perlu berlebihan, tetapi banyak orang menjadi terinspirasi karena sesuatu hal yang diberikan sederhana. Karena, hal sederhana yang diberikan itu terkadang berdampak tidak sederhana. Ada berkat yang kita sampaikan, bagaimana mencintai Indonesia itu dengan sederhana,” kata Anne saat bertemu Gubernur Ganjar Pranowo, kemarin.

Sementara Gubernur Ganjar Pranowo menambahkan, bahwa cinta Tanah Air dan bangsa Indonesia harus terus ada di setiap dada warga negara. Rasa cinta itu tidak boleh padam, dan harus terus menyala.

“Cinta itu bahasa komunikasi yang sederhana,” ucap Ganjar. (Bud)

Artikel sebelumnyaPemprov Akan Bagikan Jogo Santri Kit di Masing-masing Ponpes di Jateng
Artikel selanjutnyaPemprov Jateng Minta Kepolisian Usut Tuntas Kasus Penyerangan di Solo
Wartawan senior Radio Idola Semarang.