Majukan Industri Kreatif, Kabupaten/kota Diminta Buat Coworking Space

Coworking Space Design
(Photo: fohlio.com)

Semarang, Idola 92,6 FM – Dinas Koperasi dan UMKM meminta semua kabupaten/kota membuat coworking space, untuk pengembangan industri kreatif di Jawa Tengah. Tujuannya, untuk memberikan ruang bagi generasi muda yang memiliki jiwa entrepreneur dalam mengembangkan potensi bisnis di daerah masing-masing.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jateng Ema Rachmawati mengatakan guna menyiapkan generasi muda menghadapi ekonomi di masa depan, maka di setiap kabupaten/kota dibangun coworking space. Coworking space yang ada di setiap kabupaten/kota itu, dilengkapi dengan ruang kelas dan juga ruang-ruang pelatihan yang bisa diikuti pelaku UMKM ataupun masyarakat umum.

Menurutnya, dengan adanya coworking space di setiap kabupaten/kota akan memberikan nilai tambah bagi industri kreatif di Jateng. Terutama, pemanfaatan dunia digital dalam pengembangan usaha.

Ganjar
Gubernur Ganjar Pranowo mengunjungi seorang pelaku usaha di Kota Semarang.

Ema menjelaskan, dI masa pandemi ini yang masuk dunia digital bakal memenangkan persaingan dan meraih omzet berkali lipat. Sehingga, kabupaten/kota diminta bisa memberikan fasilitas kepada generasi muda maupun pelaku industri industri untuk bisa lebih mengembangkan usahanya di masa pandemi.

“Kami mendorong temen-temen kabupaten/kota untuk bisa membuat coworking, dan kami dorong untuk membuatnya. Karena di situlah industri kreatif itu akan bergerak. Bicara industri kreatif itu kan anak muda, dan di piramida penduduk kita anak muda semakin banyak. Sekarang mereka sudah mulai hampir lulus sekolah SMA/SMK, dan harus dibekali dengan hal-hal yang membuat mereka nanti lulus sekolah tidak harus menjadi pegawai tapi orang yang memiliki usaha. Nah sekarang semua ke arah digital, mau enggak mau kita harus mendampingi anak muda untuk paham digital,” kata Ema, Selasa (13/10).

Lebih lanjut Ema menjelaskan, pihaknya juga dalam waktu dekat akan membuat coworking space di Kabupaten Banyumas yang konsepnya sama dengan Hetero Space di UMKM Center Kota Semarang. Sehingga, generasi muda di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya bisa mengembangkan ide-ide kreatif dan mewujudkan menjadi industri kreatif yang maju di wilayah eks Karesidenan Banyumas.

“Banyak anak muda kreatif di wilayah Banyumas, tetapi sarana pendukungnya masih sedikit. Dengan dibuat hetero space, akan memunculkan jejaring anak muda kreatif dan industri kreatif semakin subur,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaFKSPN Jateng Gelar Aksi Massa Tolak dan Cabut UU Cipta Kerja
Artikel selanjutnyaMengenal Situs Megalitik Tutari Sentani Papua bersama Arkeolog Hari Suroto