RSUP Kariadi Pulangkan Pasien Yang Diduga Terinfeksi Virus Corona

Tim dokter RSUP dr Kariadi
Tim dokter RSUP dr Kariadi saat memberi keterangan kepada media terkait Virus Corona.

Semarang, Idola 92,6 FM – RSUP dr Kariadi Semarang sudah memulangkan seorang pasien yang diduga terinfeksi Virus Corona, karena dari hasil laboratorium dan hasil klinis tidak menunjukkan gejala terinfeksi Virus Corona. Tim dokter menyatakan, pasien itu dalam kondisi sehat, setelah dirawat selama tiga hari.

Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging RSUP dr Kariadi, dokter Muchlis Achsan Udji mengatakan selama pemeriksaan tiga hari sejak pasien masuk, memang tidak menunjukkan gejala ke arah infeksi Virus Corona. Bahkan, yang bersangkutan pemeriksaan klinis menunjukkan hasil baik.

Menurutnya, karena dari pemeriksaan pasien tidak ada gejala ke arah infeksi Virus Corona, pasien dipulangkan dengan membawa bukti laboratorium negatif.

“Karena hari ketiga tidak panas dan klinis bagus, tentu akan dipulangkan. Saat ini tidak panas, dan sejak pasien datang juga tidak panas. Bahkan batuk dan pilek juga tidak, sehingga kami foto rontgen baik-baik saja, karena secara klinis juga tidak mengarah ke infeksi. Insya Allah hasilnya negatif,” kata Muchlis saat dihubungi, Kamis (30/1).

Lebih lanjut Muchlis menjelaskan, pihak RSUP dr Kariadi tetap waspada dan tidak terlena. Pihaknya juga meminta masyarakat tidak panik berlebihan, karena akan merusak sistem kekebalan tubuh.

“Virus bisa ditangani, kalau sistem kekebalan tubuh baik,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo menambahkan, dari hasil pemeriksaan terhadap tiga pasien di provinsi ini yang dirawat di rumah sakit menunjukkan hasil negatif. Baik yang ada di Solo, Semarang maupun Purwokerto.

“Sehingga, sampai saat ini tidak ada yang terkena virus di Jawa Tengah. Untuk diagnosis pasti, kita harus temukan virusnya dulu. Teman-teman di rumah sakit untuk memastikan itu, dengan menghisap tenggorokan dan hidung lalu diperiksa di laboratorium nasional di Jakarta,” ujar Yulianto.

Yulianto menyatakan, apabila ada kasus Virus Corona di Jateng akan mendapat penanganan lebih lanjut. Pihaknya sudah menyiagakan seluruh rumah sakit kelas B di Jateng sebagai tempat rujukan, bagi kasus Virus Corona.

“Kami sudah tunjuk 10 rumah sakit kelas B di Jawa Tengah, yang dulunya juga jadi rujukan penanganan flu burung. Ada di Semarang, Magelang, Kudus dan Solo,” tandasnya. (Bud)

https://www.instagram.com/p/B77mu8WH7kv/?utm_source=ig_web_copy_link

Artikel sebelumnyaBPJS Kesehatan dan Jasa Raharja Bisa Jamin Kecelakaan Lalu Lintas Jika Sesuai Prosedur
Artikel selanjutnyaHidupkan UMKM Center, Dinkop UKM Jateng Buat Ruang Kolaborasi Pengembangan Usaha

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini